-
Pra-Seminar Konferensi Internasional Syahid Sayyid Hassan Nasrallah Digelar:
Pentingnya Mengkaji Dimensi Keilmuan, Peradaban, dan Ketaatan Pemimpin Perlawanan terhadap Wilayatul Faqih
Pra-seminar ilmiah Konferensi Internasional “Allamah Syahid Sayyid Hassan Nasrallah” digelar di Qom dengan menghadirkan sejumlah tokoh hauzah dan akademisi. Kegiatan ini berfokus pada peninjauan kembali peran dan kedudukan tokoh yang gugur syahid tersebut di tingkat internasional dan dunia Islam. Para pembicara mengkaji berbagai dimensi kepribadian Syahid Nasrallah yang belum banyak dikenal, dari perspektif fikih perlawanan, filsafat, manajemen strategis, dan ketaatan terhadap Wilayatul Faqih.
-
Ekonom Mesir dalam Wawancara dengan ABNA:
Biaya Tersembunyi Perang bagi Ekonomi Amerika di Tengah Pengaruh Strategis Selat Hormuz; Perang Melawan Iran Mengacaukan Perhitungan Trump
Dr. Ali al-Idrisi menegaskan bahwa kekuatan dalam persoalan ini tidak hanya diukur berdasarkan jumlah pesawat, kapal, dan rudal, tetapi juga berdasarkan kemampuan memengaruhi arus energi serta meningkatkan biaya pengamanan dan pengangkutannya.
-
Ayatullah Ramezani:
Spiritualitas Islam Berlandaskan Tauhid dan Tanggung Jawab Sosial
Sekretaris Jenderal Majelis Dunia Ahlulbait As menekankan kedudukan Allah dalam spiritualitas sejati. Ia mengatakan bahwa yang memberikan makna kepada spiritualitas adalah kehadiran kebenaran dan Tuhan sebagai pusatnya. Spiritualitas yang terpisah dari Tuhan tidak dapat menjadi spiritualitas yang membentuk manusia dan membangun masyarakat.
-
Dalam Wawancara dengan ABNA:
Aktivis Syiah Afghanistan: Taliban Secara Perlahan dan Terselubung Menyingkirkan Kaum Syiah
Seorang aktivis kebudayaan Syiah Afghanistan menuduh Taliban menjalankan kebijakan yang bertujuan secara bertahap menyingkirkan komunitas Syiah dari ruang publik. Ia menilai penutupan pusat-pusat keagamaan dan kebudayaan, serta penangkapan sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat Syiah akibat kritik mereka terhadap Taliban, sebagai tanda meningkatnya tekanan terhadap komunitas tersebut. Ia menggambarkan kebijakan Taliban dengan ungkapan, “Taliban memenggal kepala kaum Syiah dengan kapas,” sebuah peribahasa Persia yang menggambarkan tindakan menyakiti atau menghancurkan pihak lain secara halus dan terselubung.
-
Buku “Seorang Faqih dari Karbala” Diluncurkan; Menelaah Kembali Pemikiran dan Warisan Ilmiah Ayatullah Sayid Muhammad Taqi Modarresi
Buku “Seorang Faqih dari Karbala” karya Dr. Abdulwahhab Farati diluncurkan di Qom dengan dihadiri sejumlah ulama, dosen, peneliti, dan tokoh ilmiah. Dalam acara tersebut, Hujjatul Islam wal Muslimin Najaf Lakzaei, Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Mahdi Modarresi, Dr. Abdulwahhab Farati, Dr. Peyman Ayati, dan Dr. Rashed al-Rashed membahas berbagai dimensi ilmiah, intelektual, politik, dan sosial dari sosok Ayatullah al-Uzma Sayid Muhammad Taqi Modarresi.
-
Ayatullah Tabasi dalam Wawancara dengan ABNA:
Kebijaksanaan Syahid Nasrallah Menjauhkan Konflik Sunni–Syiah dari Lebanon
Ayatullah Tabasi, ketika menceritakan kedatangan langsung Sayid Hassan Nasrallah ke rumah Saad Hariri setelah terbunuhnya Rafiq Hariri, menyebut langkah tersebut sebagai salah satu kebijakan penting mantan Sekretaris Jenderal Hizbullah untuk mencegah munculnya konflik sektarian di Lebanon. Ia mengatakan bahwa Syahid Nasrallah, dengan datang ke rumah Hariri dan menyampaikan belasungkawa, secara kiasan telah “menyiramkan air ke atas api”, sehingga mencegah situasi yang sangat tegang pada masa itu berubah menjadi konfrontasi antara Syiah dan Sunni.
-
Wawancara Eksklusif ABNA dengan Rektor Universitas Khatam al-Nabiyyin Saw Afghanistan – Bagian Ketiga
Diskriminasi Etnis dan Mazhab Tidak Memiliki Legitimasi; Hidup Berdampingan Secara Damai adalah Satu-satunya Jalan Stabilitas Afghanistan
Rektor Universitas Khatam al-Nabiyyin Saw dalam wawancara dengan ABNA menegaskan bahwa rakyat Afghanistan telah lelah dengan perang. Menurutnya, kekuasaan adalah amanah ilahi yang tidak boleh dibagikan berdasarkan etnisitas atau sektarianisme. Ia menilai kebijakan diskriminatif dan monopolistik sebagai faktor ketidakstabilan serta menyerukan penghormatan terhadap hak seluruh warga Syiah dan Sunni dan penguatan persaudaraan Islam.
-
Ayatullah Ramezani:
Dari Kebangkitan Hati Nurani Manusia hingga Pentingnya Membentuk Umat Islam / Referendum untuk Membela Negara Tidak Rasional
Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait As, dalam pertemuan pertama kuliah tingkat tinggi fikih (dars kharij) pada tahun akademik baru, menyinggung berbagai peristiwa dan perkembangan dalam beberapa bulan terakhir. Ia menekankan perlunya memperkuat posisi hauzah dalam bidang pendidikan, pembinaan, dan dakwah agama, serta mengatakan bahwa di tengah krisis pemikiran, moral, dan praktik yang terjadi di dunia saat ini, tersedia kondisi yang belum pernah ada sebelumnya untuk menyebarkan ajaran Islam.
-
Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait As:
Wafatnya Ayatullah Shabiri Zanjani Merupakan Kehilangan yang Tak Tergantikan bagi Dunia Islam dan Syiah
Menyusul wafatnya Ayatullah al-Uzma Shabiri Zanjani, Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait As menyampaikan pesan belasungkawa kepada Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, para marja taklid, hauzah-hauzah ilmiah, serta keluarga almarhum. Dalam pesannya, ia juga mengenang kedudukan keilmuan, akhlak, dan sosial marja besar tersebut.
-
Webinar Internasional “Perempuan, Pilar Stabilitas di Masa Krisis” Digelar dengan Mengangkat Teladan Imam Hasan Askari As
Bertepatan dengan datangnya hari kelahiran Imam Hasan Askari As, webinar internasional bertajuk “Perempuan, Pilar Stabilitas di Masa Krisis” digelar dengan fokus pembahasan pada peran ibu dan istri dalam perjalanan hidup Imam Maksum tersebut. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perempuan dan Keluarga, Deputi Urusan Internasional Lembaga Internasional Ahlulbait As.
-
Wisuda Program Bahasa Persia Digelar di Dahieh Selatan Beirut
Acara kelulusan program bahasa Persia digelar di kawasan Dahieh Selatan Beirut dengan dihadiri para peserta lulusan dan sejumlah pejabat terkait.
-
Webinar Internasional “Perempuan, Poros Persatuan dalam Peradaban Islam Baru” Digelar
Webinar internasional bertajuk “Perempuan, Poros Persatuan dalam Peradaban Islam Baru” digelar dengan menghadirkan sejumlah dosen, peneliti, dan aktivis budaya dari dunia Islam. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perempuan dan Keluarga Lembaga Internasional Ahlulbait As.
-
Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait As:
Darah Para Syahid Pemersatu Akan Semakin Mengokohkan Tekad Bangsa untuk Menjaga Persatuan
Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait As dalam sebuah pesan menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan Maulawi Mohammad Yusuf Gorgij, ulama Sunni Iran yang terbunuh oleh aksi terorisme.
-
Galeri Foto: Kepala Pusat Tibyan Berdialog dengan Kantor Berita ABNA tentang Perkembangan Afghanistan
Hujjatul Islam wal Muslimin Sayid Isa Hosseini Mazari, Kepala Pusat Kegiatan Budaya dan Sosial Tibyan, berkunjung ke Kantor Berita ABNA dan berdialog dengan para pengelola media tersebut mengenai perkembangan di lapangan di Afghanistan, kondisi masyarakat Syiah, serta berbagai peristiwa terbaru di negara itu.
-
Hanya Dua Pekan Tersisa hingga Batas Akhir Pengiriman Karya untuk Ajang Media Ketiga “Nahnu Abna’ al-Husain (as)”
Hanya tersisa dua pekan hingga batas akhir pengiriman karya untuk ajang media ketiga “Nahnu Abna’ al-Husain (as)”. Ajang ini diselenggarakan dengan pendekatan internasional untuk merekam kehadiran berbagai bangsa dan budaya dalam peringatan Arbaeen, sekaligus mendukung produksi karya seni dan media terkait momentum tersebut.
-
Akademisi Institut Imam Khomeini kepada ABNA:
Hukum Internasional Tidak Bisa Memberi Kekebalan kepada Pelaku Terorisme Negara
Seorang anggota dewan akademik Institut Pendidikan dan Riset Imam Khomeini r.h. menegaskan bahwa penuntutan darah merupakan hak dasar bangsa-bangsa. Hak ini, menurutnya, dapat dijalankan melalui prinsip-prinsip yang sudah dikenal, seperti hak membela diri yang sah, perlawanan terhadap terorisme negara, tindakan balasan, asas pembalasan setimpal, serta hak memperoleh peradilan yang adil.
-
Kedatangan Ayatullah Ramezani di Najaf Asyraf untuk Menghadiri Acara Global Jalan Kaki Arba’in
Sekretaris Jenderal Majma Jahani Ahlulbait a.s. bersama rombongannya tiba di Najaf Asyraf.
-
Kedatangan Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait di Najaf Asyraf
Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait a.s. bersama rombongan tiba di Najaf Asyraf untuk menghadiri acara global jalan kaki Arba’in.
-
Kuwait Mencabut Kewarganegaraan Ayatullah Syekh Hussein al-Maatouq dan 5 Orang Lainnya
Negara Kuwait mencabut kewarganegaraan Ayatullah Hussein al-Maatouq, anggota Kuwait di Majma Jahani Ahlulbait a.s., serta lima aktivis sipil dan hak asasi manusia.
-
Hujjatul Islam Rahdar:
Pembalasan adalah Konsep yang Melampaui Qisas dan Balasan Setimpal / Pengampunan dan Pemaafan Tidak Mungkin dalam Skala Kolektif
Hujjatul Islam wal Muslimin Dr. Rahdar, anggota dewan akademik Universitas Baqir al-Ulum a.s., dalam seminar ilmiah “Qisas, Penuntutan Darah, dan Pembalasan terhadap Para Pembunuh Pemimpin Syahid”, dengan merujuk pada tantangan penggunaan istilah pembalasan dalam literatur fikih, menegaskan bahwa meskipun pembalasan belum dibahas secara independen dalam khazanah fikih kita, istilah ini merupakan kata Qur’ani dan riwayati yang dapat ditempatkan dalam sistem fikih kita.
-
Hujjatul Islam Ostovar Meymandi:
Penuntutan Darah Pemimpin Syahid adalah Kelanjutan “Ya Latsarat al-Husain a.s.” / Pembalasan Strategis Mengeringkan Akar-akar Kejahatan
Hujjatul Islam wal Muslimin Ostovar Meymandi, Kepala Kantor Urusan Sosial dan Politik Hauzah Ilmiah, dalam seminar ilmiah “Qisas, Penuntutan Darah, dan Pembalasan terhadap Para Pembunuh Pemimpin Syahid”, dengan menegaskan bahwa kejahatan teror terhadap Pemimpin Syahid belum pernah terjadi sejak peristiwa Asyura, memandang penuntutan darah beliau sebagai kelanjutan penuntutan darah Sayyidus Syuhada a.s. dan berada dalam jalur pembalasan strategis serta peradaban. Dengan menjelaskan dua jenis pembalasan, yaitu pembalasan personal dan pembalasan strategis, ia juga menolak dikotomi palsu antara pembalasan dan penghidupan ekonomi.
-
ABNA Gelar Acara Mengenang Dr. Farmi Abdul Hakim
Anggota Dewan Tinggi Lembaga Internasional Ahlulbait, Hujatulislam Sayid Abul Hasan Navab, mengenang semangat dan kegigihan mendiang Dr. Farmi Abdul Hakim, redaktur ABNA Bahasa Filipina. Menurutnya, upaya kecil yang dilakukan secara konsisten oleh orang-orang seperti almarhum pada akhirnya akan menjadi arus besar yang mampu mengubah kehidupan masyarakat Syiah dan umat Islam di wilayah tempat ia tinggal.
-
Galeri Foto: Ayatullah Ramezani Sampaikan Arahan di Hadapan Para Direktur dan Staff Lembaga Internasional Ahlulbait
Ayatullah Reza Ramadhani, Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait pada Rabu pagi (15/7) menyampaikan arahan di hadapan para direktur dan staff lembaga tersebut di aula pertemuan Lembaga Internasional Ahlulbait as di kota Qom Iran.
-
Pernyataan Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait:
Kesyahidan Pemimpin Agung Kaum Muslimin Merupakan Awal Kebangkitan Rakyat Iran dan Umat Islam
Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait, dengan menerbitkan sebuah pernyataan bertepatan dengan kesyahidan dan pemakaman Pemimpin Syahid Revolusi Islam, menyebut kehilangan ini sebagai luka yang tak tergantikan bagi Islam, bangsa Iran, dan umat Islam. Ia menggambarkan perpisahan bersejarah puluhan juta orang di lima kota dari dua negara sebagai tanda “kebangkitan umat” dan tekad kaum Muslimin untuk melanjutkan perjuangan melawan arogansi dan rezim Zionis di bawah kepemimpinan penerus saleh beliau.
-
Dengan kehadiran para cendekiawan dari Bahrain dan Yaman;
Diskusi Ilmiah: "Warisan Strategis dan Peradaban Pemimpin Syahid Umat"; Pemakaman Pemimpin Syahid, Sebuah Peristiwa Besar yang Melampaui Dunia Islam
Menjelang upacara bersejarah pemakaman jenazah suci Pemimpin Syahid, sebuah pertemuan khusus bertajuk "Warisan Strategis dan Peradaban Pemimpin Syahid Umat" diselenggarakan dengan dihadiri dua analis terkemuka dari Yaman dan Bahrain. Dalam pertemuan yang mengkaji dimensi lintas batas dari pemikiran, peran peradaban, dan pengaruh regional Pemimpin Syahid Umat tersebut, para cendekiawan membahas alasan mengapa kekuatan-kekuatan yang mereka sebut sebagai "arogansi global" beserta rezim-rezim sekutunya merasa khawatir terhadap meluasnya wacana pemikiran sang pemimpin di negara-negara seperti Yaman dan Bahrain.
-
Ayatullah Fadhil Lankarani: Asyura adalah Madrasah Perlawanan Terbesar dalam Sejarah Islam
Ketua Pusat Fikih Ahlulbait, Ayatullah Muhammad Jawad Fadhil Lankarani, menegaskan bahwa peristiwa Asyura merupakan manifestasi tertinggi dari perlawanan dalam menjaga eksistensi Islam dan merupakan sekolah perlawanan terbesar sepanjang sejarah Islam.
-
Wakil Ketua Majlis Wahdat-e-Muslimeen Pakistan: Ayatullah Khamenei adalah Jantung Dunia Islam
Wakil Ketua Partai Majlis Wahdat-e-Muslimeen Pakistan, Hujjatul Islam Sayyid Ahmad Iqbal Rizvi, menyatakan bahwa syahid Ayatullah Agung Sayyid Ali Husaini Khamenei merupakan sosok yang tidak hanya milik Iran, tetapi juga milik seluruh umat Islam.
-
Ayatullah Ramezani: Hujjatul Islam Reza Matlabi adalah Pendukung Setia Imam Khomeini dan Pemimpin Revolusi
Sekretaris Jenderal Majma' Ahlulbait Dunia, Ayatullah Reza Ramadhani, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Hujjatul Islam wal Muslimin Reza Matlabi, pengelola Hauzah Ilmiah Abu Dzar dan imam jamaah Masjid Abu Dzar di Teheran.
-
-
Ayatollah Ramezani pada peresmian "Hikayat al-Sayyid":
Imam Syahid Khamenei mengubah gaya hidup Islami menjadi perangkat lunak peradaban Islam baru
Sekretaris Jenderal Majelis Dunia Ahl al-Bayt (AS) menganggap hubungan antara iman dan ilmu pengetahuan sebagai salah satu karakteristik terpenting dari mazhab Imam Syahid, dan berkata: Pemimpin Revolusi Islam yang gugur menunjukkan bahwa masyarakat berkembang ketika iman dan ilmu pengetahuan ditempatkan berdampingan dan manusia bergantung pada kekuatan ilahi, bukan kekuatan dunia yang tampak.