Profesor Khadijah Shahab dari Lebanon berkata: Dia adalah seorang pemimpin pemerintahan Republik Islam yang mampu membawa negara ini ke dalam sejarah keamanan, kepercayaan dan perdamaian meskipun terjadi pengepungan yang dialaminya selama 47 tahun.
Masyarakat Iran yang cerdas, meskipun menghadapi berbagai persoalan ekonomi dan penghidupan, tidak pernah meninggalkan sistem (negara), dan melalui aksi-aksi unjuk rasa mereka kembali menegaskan keberlanjutan dan eksistensi sistem suci Republik Islam Iran.
Zainab Farhat, aktivis media asal Lebanon, dalam wawancara dengan Kantor Berita ABNA, menegaskan terkait kerusuhan terbaru bahwa proyek destabilisasi internal Iran merupakan proyek lama yang berulang kali dijalankan oleh Amerika Serikat dan Israel dengan menghabiskan ratusan juta dolar.