-
Posisi Washington tentang proses penarikan militer Amerika dari Irak
Departemen Luar Negeri Amerika mengambil posisi tentang proses penarikan pasukan Amerika dari Irak.
-
Lapid: Israel menghadapi krisis diplomatik yang serius
Pemimpin oposisi rezim Zionis mengatakan bahwa sebagai akibat dari tindakan Netanyahu rezim ini menghadapi krisis diplomatik yang serius.
-
Sanaa: jika Amerika campur tangan untuk mendukung Arab Saudi, kami akan menyerang kepentingannya
Seorang penasihat militer tentara dan pejuang Yaman mengatakan kepada kantor berita AFP: jika Amerika campur tangan untuk mendukung Arab Saudi, kami akan menyerang kepentingannya di kawasan.
-
Operasi anti-Zionis di Beit Aour dan reaksi Hamas
Hamas, menyusul operasi anti-Zionis di Beit Aour di Tepi Barat, menganggapnya sebagai jawaban alami terhadap tindakan para penjajah.
-
Peringatan Araghchi kepada Eropa tentang dukungan terhadap kejahatan perang Amerika dan Israel
Menteri Luar Negeri negara kita mengatakan: dalam pertemuan dengan pejabat Eropa saya memperingatkan tentang dukungan terhadap kejahatan perang Amerika dan Israel.
-
Sardar Hasanzadeh: bangsa Iran telah bertekad untuk membuat musuh berlutut
Komandan Korps Teheran Raya mengatakan: bangsa Iran telah bertekad untuk membuat musuh berlutut.
-
Aref: Amerika menggunakan perantara untuk bernegosiasi dengan Iran
Wakil Presiden Pertama mengatakan: Amerika menggunakan metode apa pun, bahkan komunikasi langsung dan kontak presidennya sendiri dengan pejabat peringkat ketujuh dari negara kelima Afrika, agar mereka menjadi perantara untuk bernegosiasi dengan Iran.
-
Baghai: mereka yang diam terhadap kejahatan Minab adalah mitranya
Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan: semua mereka yang diam terhadap kejahatan Minab dan berpaling dari mengutuknya juga merupakan mitra dalam tanggung jawab ini.
-
Mayor Jenderal Rezaei: diplomasi baru Iran tidak akan kembali ke masa lalu
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, dengan menerbitkan postingan di salah satu jaringan sosial, menulis: diplomasi baru Iran tidak akan kembali ke masa lalu.
-
Kami tidak menerima bahasa perundungan; bom atom ada di Israel tetapi inspektur ada di Iran
Presiden mengatakan di Majelis Umum PBB: perkataan Amerika jelas menunjukkan sifat perundungan dan bertentangan dengan piagam hak asasi manusia. Ancaman terhadap bangsa kami membuat kami lebih bersatu dan meningkatkan perlawanan orang Iran.
-
Galeri Foto: Rakyat Iran di Kota Teheran Tegaskan Dukungan pada Malam ke-200 Perang
Pada malam ke-200 berturut-turut, warga Qom yang mencintai para syuhada sekali lagi menekankan pembelaan tanah air, pelestarian persatuan nasional, dan perlawanan terhadap ancaman asing dengan turun ke jalan dan alun-alun berbagai kota. Mereka menunjukkan kesetiaan mereka pada Republik Islam Iran.
-
Galeri Foto: Rakyat Iran di Kota Qom Tegaskan Dukungan pada Malam ke-200 Perang
Pada malam ke-200 berturut-turut, rakyat Qom yang mencintai para syuhada sekali lagi menekankan pembelaan tanah air, pelestarian persatuan nasional, dan perlawanan terhadap ancaman asing dengan turun ke jalan dan alun-alun berbagai kota.
-
Suasana Majelis Duka pada Malam Wafatnya Sayyidah Masumah sa
Prosesi membawa lilin dan pembacaan ziarah pada malam wafatnya Sayyidah Masumah sa digelar pada Selasa malam (22/9)di Shabestan Imam Khomeini di kompleks Haram Sayyidah Masumah kota Qom Iran. Acara tersebut dihadiri oleh Ayatollah Saeedi, pengelola Haram Suci Sayyidah Masumah, Hujjatul Islam wal-Muslimin Ajagh-Nejad, pengelola Masjid Suci Jamkaran, serta sejumlah ulama, para pelayan Haram, dan masyarakat Qom.
-
Rombongan berkabung para pelayan Haram Sayyidah Fathimah Masumah pada hari wafatnya beliau
Selasa (22/9) bertepatan dengan peringatan wafatnya Sayyidah Fathimah Masumah, para pelayan Haram Sayyidah Fathimah Masumah, yang dikenal sebagai “Karimah Ahlulbait”, berangkat dari Masjid Bait an-Nur—tempat beliau tinggal ketika pertama kali memasuki kota Qom—menuju Haram Sayyidah Fathimah Masumah. Dalam perjalanan tersebut, para khadim melantunkan syair-syair duka dan melaksanakan prosesi berkabung.
-
Ayatollah Shobeiri Zanjani, ulama fikih dari mazhab Ahlulbait dalam kenangan gambar
Ayatollah al-Uzhma Sayyid Musa Shobeiri Zanjani adalah salah satu marja taklid dan ulama terkemuka di lingkungan pendidikan keagamaan Hauzah Ilmiah Qom. Beliau wafat pada Senin (21/9) dalam usia 99 tahun. Ia merupakan salah satu tokoh terkemuka dalam bidang fikih dan usul fikih di lingkungan hauzah kontemporer, serta selama bertahun-tahun mengabdikan diri untuk mengajar, melakukan penelitian, dan mendidik para penuntut ilmu serta ulama muda di hauzah.
-
Perjalanan Presiden Iran ke New York
Presiden Masoud Pezeshkian berangkat dari Teheran menuju New York, yang merupakan markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Selasa pagi (22/9), untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-81.
-
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran:
Menaklukkan puncak-puncak kemajuan adalah misi historis para pelajar dan mahasiswa
Ayatollah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, mengeluarkan pesan bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru yang menandai aktifnya kembali sekolah-sekolah dan universitas usai libur musim panas.
-
Pernyataan anti-Iran dari para menteri luar negeri G7; mengecam Ansarullah tanpa menyebut serangan Saudi
Para menteri luar negeri G7, tanpa menyebut serangan Saudi terhadap rakyat Yaman, mengecam keras serangan Ansarullah di Yaman dan terhadap Arab Saudi serta menyerukan penghentian segera operasi militer kelompok tersebut.