-
Lanjutan Ilusi Presiden AS tentang Kepemilikan Selat Hormuz
Sementara upaya militer, ekonomi, dan diplomatik presiden AS untuk menguasai Selat Hormuz sejauh ini gagal, dalam pernyataan baru ia mengklaim telah mengawal kapal-kapal di jalur perairan ini.
-
Axios: Pasar Minyak Dunia Tidak Lagi Peduli dengan Postingan Trump
Situs Amerika Axios menunjukkan penurunan kekuatan pengaruh postingan Trump tentang Iran dan Selat Hormuz terhadap harga minyak dunia.
-
Klaim Menteri Energi AS: Kami Tingkatkan Produksi Minyak dan Gas ke Level Tertinggi
Menteri Energi AS mengklaim bahwa negaranya telah meningkatkan produksi minyak dan gas ke level tertinggi.
-
Lanjutan Pelanggaran Gencatan Senjata di Lebanon; Rezim Israel Menargetkan Beberapa Wilayah
Media Lebanon melaporkan serangan tentara rezim Israel terhadap beberapa wilayah di Lebanon selatan.
-
Maariv Mengakui; Biaya Angkatan Darat Israel Menjadi Sangat Tinggi
Surat kabar Maariv mengakui kelelahan pasukan angkatan darat rezim Zionis dan konsumsi amunisi yang berlebihan, di samping beban ekonomi yang dibebankan pada Tel Aviv.
-
Intercept: Mossad Gagal di Iran
Situs web Amerika Intercept, dengan merujuk pada «kegagalan bersejarah Mossad» dalam hal ilusi tentang perubahan rezim di Iran, menulis bahwa kegagalan ini menyebabkan krisis internal di Israel.
-
Yaman: Sanksi AS terhadap Hizbullah untuk Membantu Rezim Zionis
Kementerian Luar Negeri Yaman menyatakan bahwa sanksi AS terhadap Hizbullah dan perlawanan Lebanon bertujuan untuk membantu musuh Zionis.
-
Klaim Wartawan Al Jazeera tentang Perjalanan Panglima Angkatan Darat Pakistan ke Iran
Wartawan jaringan Al Jazeera mengklaim bahwa panglima angkatan darat Pakistan akan segera melakukan perjalanan ke Iran.
-
Al Jazeera: Ada Keraguan tentang Efektivitas Tekanan Ekonomi terhadap Iran
Koresponden jaringan Al Jazeera menunjukkan adanya keraguan di Amerika mengenai efektivitas kebijakan tekanan ekonomi terhadap Iran.
-
Rezai: Kami Pasti Akan Mengalami Perubahan dalam Metode Perang
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi mengatakan: "Kami akan menerapkan semua pengalaman setahun terakhir dalam pertempuran mendatang, dan perang berikutnya pasti akan berbeda dari perang paksa ketiga. Kami pasti akan membuat perubahan dalam hal pengelolaan metode perang."