13 Mei 2026 - 13:35
Source: ABNA
Meningkatnya Tekanan terhadap Perdana Menteri Inggris untuk Mengundurkan Diri

Daily Mail melaporkan peningkatan tekanan terhadap Perdana Menteri Inggris untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Menurut koresponden ABNA, Daily Mail melaporkan bahwa tekanan terhadap Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris, untuk mengundurkan diri telah meningkat sedemikian rupa sehingga Menteri Dalam Negeri dan Menteri Luar Negeri Inggris juga memintanya untuk mundur.

Dalam kaitan ini, pada hari Senin sejumlah tokoh terkemuka pemerintah Inggris termasuk Menteri Pertahanannya pergi ke kediaman Perdana Menteri.

Diperkirakan permintaan kepada Starmer untuk mengundurkan diri akan meningkat. Juga dilaporkan bahwa Menteri Kesehatan dan Wali Kota Manchester secara diam-diam mempersiapkan diri untuk menghadapi perkembangan mendatang.

Charlotte Nichols, anggota parlemen dari daerah Warrington North, menegaskan bahwa Perdana Menteri tidak memiliki kendali yang diperlukan atas pemerintahan negara. Dia menambahkan: "Sudah berakhir, sudah waktunya orang lain yang mengambil alih kendali."

Tekanan ini meningkat setelah empat asisten kabinet Inggris mengundurkan diri dari pemerintah dengan alasan tidak percaya pada kemampuan Perdana Menteri untuk mengubah arah kebijakan saat ini. Dua lainnya tanpa mengundurkan diri meminta Starmer untuk mundur. Ini terjadi meskipun Starmer telah menegaskan tekadnya untuk melanjutkan jalan politiknya dan mengumumkan pengangkatan enam asisten baru untuk menggantikan mereka yang menuntut pengunduran dirinya.

Perkembangan ini disebabkan oleh kekalahan Partai Buruh dalam pemilihan lokal Kamis lalu, yang mendorong anggota partai untuk menuntut pengunduran diri Starmer.

Hasil awal pemilihan lokal Inggris menunjukkan kekalahan berat dan bencana bagi Partai Buruh dari partai kanan Reform Inggris.

Partai Buruh di bawah pimpinan Perdana Menteri Inggris, mengalami kekalahan dini dan berat dalam pemilihan lokal pekan lalu; sebuah hasil yang menunjukkan kedalaman kemarahan pemilih dan meningkatkan keraguan tentang masa depan politik Starmer.

Your Comment

You are replying to: .
captcha