Menurut laporan kantor berita Abna yang mengutip media al-Ilam al-Harbi, Hizbullah Lebanon menyatakan telah menargetkan markas komando tentara rezim Zionis di Lebanon selatan dengan serangan drone.
Dalam pernyataan Hizbullah mengenai operasi ini disebutkan: "Dalam rangka membela Lebanon dan rakyatnya dan sebagai respons terhadap pelanggaran gencatan senjata oleh musuh Israel dan serangan yang menargetkan desa-desa di Lebanon selatan yang mengakibatkan syahid dan terlukanya sejumlah warga sipil, para pejuang perlawanan Islam pada pukul 10:18 pagi ini (Kamis) menargetkan dengan tepat markas komando tentara pendudukan di kota al-Bayyada dengan drone peledak."
Para pejuang perlawanan Islam juga pada pukul 14:00 siang ini menghujani dengan roket pusat pengumpulan kendaraan militer tentara pendudukan di kota Shama.
Your Comment