Menurut Kantor Berita ABNA, rezim Ali Khalifah akhirnya membebaskan 4 aktivis perempuan Bahrain yang ditahan karena terlibat dalam aksi demonstrasi menuntut reformasi politik di Bahrain.
Ketiga dari keempat aktivis perempuan yang dibebaskan aparat Bahrain tersebut adalah saudara sekandung terdiri Amali Ali, Iman Ali dan Fatimah Ali yang sebelumnya divonis penjara masing-masing tiga tahun penjara. Keempat aktivis tersebut sempat mendekam dalam penjara selama 1,5 tahun. Pada bulan September lalu aksi demonstrasi menuntut pembebasan tahanan politik digelar rakyat Bahrain di beberapa kota.
Disebutkan, para tahanan politik mendapatkan perlakuan tidak manusiawi dan penyiksaan oleh sipir penjara. Atas desakan warga, Pengadilan Tinggi Bahran membebaskan sejumlah tahanan politik. Dilepasnya keempat perempuan tersebut disambut haru dan isak tangis dari pihak keluarga.






