Menurut Kantor Berita ABNA, bis yang ditumpangi kesatuan Sepah Pasdaran (Pasukan Pengawal Revolusi) mendapat serangan bunuh diri dari kelompok teroris di kawasan Chanali Zahedan Iran, Rabu (13/2) sekitar pukul 19:34 waktu setempat. Laporan terakhir menyebutkan insiden bom bunuh diri tersebut menelan korban jiwa 40 orang dari anggota Sepah Pasdaran dan sejumlah lainnya luka-luka.
Disebutkan ledakan berasal dari mobil pribadi yang telah diisi dengan bahan peledak yang oleh pengemudinya ditabrakkan ke bis pasukan Angkatan Darat Sepah Pasdaran yang melintas. Bis tersebut memuat pasukan Pasdaran yang berasal dari Provinsi Esfahan dan Laskar Imam Husain as yang telah menjalani pendidikan kemiliteran dari Zahedan untuk kembali ke Esfahan.
Atas insiden tersebut, Gubernur Sistan dan Blucistan mengutuk pelaku bom bunuh diri dan pihak-pihak yang berada dibaliknya. Ia juga mengucapkan belasungkawa untuk para korban dan mengumumkan provinsi Sistan dan Blucistan dalam keadaan berduka selama 3 hari.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab sebagai pelaku atau dalang dibalik insiden bom bunuh diri tersebut.