Menurut Kantor Berita ABNA, jet tempur Rusia bersama dengan militer Suriah melakukan serangan lewat jalur darat dan udara menggempur markas kelompok Jabhah al-Nushrah di Idlib, yang menyebabkan tewasnya sekitar 850 orang dari kelompok Jabhah al-Nushrah tersebut.
Selain menelan korban jiwa, kerugian material juga diderita kelompok pemberontak tersebut, yang disebutkan 11 buah kendaraan tempur berupa tank milik Jabhah al-Nushrah turut hancur akibat serangan tersebut.
Kekalahan yang diderita Jabhah al-Nushrah tersebut adalah kekalahan terbesar dalam konflik senjata dengan pasukan koalisi anti ISIS dalam beberapa pekan terakhir.