Menurut Kantor Berita ABNA, Hujjatul Islam Mahdi Manshuri, kepala program studi Bahasa dan Kebudayaan Islam Universitas Internasional al Musthafa pada ahad (22/1) mencatatkan namanya sebagai muballigh Syiah yang pertama tampil di program televisi Korea Selatan.
Tema yang disampaikan dalam program televisi tersebut adalah Iran dan Islam yang disiarkan stasiun televisi KBS. Dalam acara tersebut yang didampingi pembawa acara Jaeoh Yi ia menyampaikan materinya selama kurang lebih satu jam. Ia juga menjawab sejumlah pertanyaan yang ditanyakan oleh pembawa acara. Misalnya perbedaan antara Syiah dan Sunni, falsafah dan hikmah hijab dalam ajaran Islam, kedudukan perempuan dalam pandangan Islam, serta pandangan Islam mengenai ekonomi serta agenda Islam yang diterapkan untuk memajukan negara Iran.
Kehadiran Hujjatul Islam Mahdi Manshuri dalam program televisi tersebut atas undangan stasiun TV KBS yang membuat program mengenal Islam dari penganutnya.
23 Januari 2017 - 16:54
Kode berita: 806788
Kehadiran Hujjatul Islam Mahdi Manshuri dalam program televisi tersebut atas undangan stasiun TV KBS yang membuat program mengenal Islam dari penganutnya.