7 Desember 2016 - 12:00
Prinsip Kerja Sama Indonesia - Iran, Perkecil Perbedaan dan Memperbesar Persamaan

Senada dengan Ketua MPR, Ayatollah Makarim Shirazi dan Gubernur Mehdi Sadeqi menyampaikan perlunya persatuan antara negara-negara Islam, terutama dalam melawan kelompok ekstrimisme dan terorisme yang bertujuan merusak citra Islam dan memecah negara-negara Islam.

Menurut Kantor Berita ABNA, pada tanggal 6 Desember 2016, Ketua dan delegasi MPR RI telah melakukan kunjungan ke Provinsi Qom, Iran. Pada kunjungan ke kota pusat ilmu pengetahuan Islam tersebut telah dilakukan pertemuan dengan Gubernur Jenderal Qom, Mehdi Sadeqi; Ayatollah Makarim Shirazi (ulama terkemuka Iran), pelajar Indonesia serta mengunjungi makam Fatemah Ma'sume.

Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Zulkifli Hasan menekankan bahwa Indonesia mengutamakan prinsip kerja sama dan saling menghormati antara penganut agama. Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim selama ini mampu bekerja sama dengan negara-negara yang memiliki keyakinan dan kepercayaan yang berbeda. Dengam demikian, Indonesia tentu saja dapat bekerja sama dengan sesama negara yang  mayoritas penduduknya beragama Islam. Negara-negara Islam harus bersatu dengan memperkecil perbedaan dan memperbesar persamaan. 
Senada dengan Ketua MPR, Ayatollah Makarim Shirazi dan Gubernur Mehdi Sadeqi menyampaikan perlunya persatuan antara negara-negara Islam, terutama dalam melawan kelompok ekstrimisme dan terorisme yang bertujuan merusak citra Islam dan memecah negara-negara Islam. Juga disampaikan bahwa Iran siap melakukan kerja sama dengan Indonesia dalam mengembalikan citra Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin
Pada pertemuan dengan pelajar Indonesia di Qom, Ketua dan Delegasi MPR melakukan diskusi mengenai perkembangan kehidupan beragama di Indonesia.