6 Desember 2016 - 10:09
Delegasi DPR RI Lakukan Pertemuan Bilateral Dengan Iran

DPR sendiri menurut Juliari, memandang Republik Islam Iran punya posisi yang sangat strategis dimana mereka juga merupakan negara besar dibagian timur sari Adia dan negara yang mempunyai sejarah panjang dengan Indonesia.

Menurut Kantor Berita ABNA, disela-sela sidang APA ke-9 di Siem Reap, Kamboja, Delegasi Parlemen Republik Indonesia melalui Wakil Ketua BKSAP Juliari P Batubara, Kamis kemarin (1/12/2016) berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan Delegasi Parlemen Islam Iram Fatima Zolghadr selaku Ketua Parlemen.

"Iran mengapresiasi Indonesia pada bahwa disetiap forum pertemuan international, atas beberapa resolusi-resolusi yang menurut Iran memberatkan Iran, dan kita (Indonesia-red) againts daripada resolusi-resolusi tersebut, dan tentunya Iran berkepentingan juga untuk bekerjasama dengan Indonesia karena dua negara yang mayoritas penduduknya muslim dan juga negara yang sama-sama memiliki demokrasi yang bisa menunjukan kepada dunia international bahwa demokrasi juga bisa di terapkan di negara yang mayoritas penduduknya Islam,"terang Juliari kepada Parlementaria.

DPR sendiri menurut Juliari, memandang Republik Islam Iran punya posisi yang sangat strategis dimana mereka juga merupakan negara besar dibagian timur sari Adia dan negara yang mempunyai sejarah panjang dengan Indonesia.

"Oleh karena itu kita mengharapkan, tidak hanya antar Parlemen tetapi antar pemerintah kedua negara juga kedepannya bisa memiliki agenda-agenda dan program kerja yang komplit,"tambah Juliari yang politisi dari Fraksi PDIP.

Sebelumnya dalam pertemuan, Head of the Iranian Islamic parliament Fatima zolghadr menyampaikan, Iran dan Indonesia merupakan negara berpengaruh di dunia Islam dan Iran mengapresiasi kedua negara untuk saling mendukung di setiap forum-forum International, serta pentingnya penguatan kerjasama antar parlemen di kedua negara, apalagi kedua parlemen mempunyai group friendship. 

"Iran dan Indonesia sangat kuat dan merupakan negara yang sangat berpengaruh bagi regional di kawasan masing- masing. Kedua negara juga diharapkan bisa mengadopsi resolusi-resolusi penting seperti resolusi tentang pemberantasan terorisme, ekstrimisme, dan radikalisme,"Ujar Fatima.

Ia pun berharap, kedua negara dapat meningkatkan dan mengembangkan kerjasama dibidang budaya, serta disektor keuangan dan perbankan. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Indonesia yang terus memberikan dukungan-dukungan terhadap resolusi-resolusi, khususnya resolusi yang merugikan Iran,"lanjutnya.

Usai pertemuan, Delegasi DPR memberikan cenderamata berupa Wayang Golek kepada delegasi Iram.

Delegasi DPR RI dalam sidang APA ke-9 kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua BKSAP Juliari P Batubara, serta anggota BKSAP Dave Akbarshah Fikarno (F-PG), Sartono (F-PD), dan M. Arief Suditomo (F-Hanura).