Menurut Kantor Berita ABNA, tersebar dengan cepat di dunia maya berita hoax terkait dengan rencana demonstrasi tanggal 12 Desember 2016 oleh kelompok-kelompok Islam yang menyebut, pemerintah Iran siap membantu pemerintah Indonesia dengan mengirimkan tentara untuk membantu jika terjadi makar pada aksi tersebut.
Sejumlah situs diantaranya Batara News, syiah.id, liputan terkini melansir berita dengan tajuk, "Iran: Kami Siap Kirim Tentara, Jika Demonstrasi 212 Makar." Oleh site syiah.id disebut sumber berita dari CNN, ketika ditelusuri tidak ditemukan berita yang dimaksud di situs CNN.
Berita tersebut menyebut pertemuan antara Menteri Keamanan dan Pemuda Iran, Mahmoud Gudarzi dengan kepala duta besar Indonesia untuk Tehran Octaviano Alimuddin, yang siap mendukung pemerintah Indonesia jika demo 212 terjadi pada selasa (23/10).
Kedustaan berita tersebut, pertama, terdapat pada nama kementerian Iran. Mahmoud Gudarzi adalah Menteri Olahraga dan Pemuda Iran, bukan Menteri Keamanan dan Pemuda, lagian Menteri Keamanan biasanya dikaitkan dengan pertahanan bukan pemuda. Kedua, pertemuan antara Dubes Indonesia dengen Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran terjadi pada selasa (16/8) di Tehran. Lagian tanggal 23/10 itu jatuh pada hari minggu, bukan selasa. Atau kalau penulis berita yang dimaksud adalah 23 November itu juga jatuh pada hari rabu, bukan selasa, dan tidak ada agenda pertemuan Dubes RI dan Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran pada hari itu. Bisa dicek sendiri diagenda kerja KBRI Tehran.
Berita mengenai pertemuan antara Menteri Iran dengan Dubes RI bisa dibaca dilink berikut:
http://parstoday.com/id/news/iran-i17899-iran_siap_bantu_lebih_menyukseskan_asian_games_2018_di_indonesia
Sebagaimana judulnya, kesiapan yang dimaksud Menteri Olahraga dan Pemuda Iran dalam membantu Indonesia adalah siap membantu lebih menyukseskan Asian Games 2018 di Indonesia tidak ada kaitannya dengan rencana aksi demo 212, dan tidak juga bermaksud mengirimkan tentara.
Silahkan bandingkan dengan berita hoax di link berikut:
http://www.liputanterkini.ga/2016/11/iran-kami-siap-kirim-tentara-bantu.html
Disini juga:
http://syiah.id/iran-kami-siap-kirim-tentara-bantu-indonesia-kalau-demo-212-berbuat-makar/
Pembaca akan menemukan tidak sedikit kalimat yang sama pada berita yang termuat di situs Pars Today. Terlebih lagi berita pada syiah.id, (MZ) yang merupakan inisial penerjemah di situs Pars Today juga ada pada berita yang tertulis di syiah.id. Kebetulankah atau memang niat fitnah?