Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang telah berkonstribusi membuat suasana sejuk menjelang aksi unjuk rasa pada Jumat (4/11) lalu.
"Saya kira banyak hal yang perlu kita selesaikan bersama-sama di lapangan antara pemerintah dengan NU, baik yang berkaitan dengan keumatan, dengan ekonomi keumatan, rasdikalisme. Hal-hal yang konkret yang bisa membangun negara yang kita cintai ini," tambah Jokowi.
Aksi unjuk rasa pada Jumat lalu awalnya berjalan damai hingga pukul 18.00 WIB. Masyarakat berkumpul di sekitar Istana Kepresidenan dengan tertib untuk menuntut proses hukum terhadap calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap menista agama.
Namun pada malam harinya, bentrok terjadi antara kepolisian dan sebagian pendemo yang belum membubarkan diri. Presiden Jokowi yang siang harinya meninjau proyek Infrastruktur di Bandara Soekarno-Hatta, baru kembali ke Istana setelah kerusuhan mampu diredam.
Setelah memimpin rapat terbatas, Presiden menyatakan apresiasi terhadap unjuk rasa yang tertib pada pagi hingga sore hari, namun menyesalkan kejadian di malam harinya. Sebelum bertandang ke Kantor PBNU, pada siang tadi Jokowi juga sempat menemui prajurit TNI yang bertugas pada demonstrasi kemarin. Pada Selasa besok, Jokowi juga akan menemui personil Polri yang bertugas selama aksi unjuk rasa serta berkunjung ke Kantor Muhammadiyah.