10 September 2016 - 21:21
Kesedihan Mendalam Reporter TV Iran saat Membacakan Berita Tragedi Mina

Sariqi Muqaddam, reporter berita TV Iran ketika membacakan berita mengenai jumlah korban jiwa dari jamaah haji Iran yang mencapai 464 orang tersebut tidak bisa menahan rasa sedihnya, sehingga siaran berita harus ditunda beberapa saat.

Menurut Kantor Berita ABNA, tragedi Mina tahun 1436 H atau tahun 2015 lalu, sampai saat ini menyisakan luka mendalam bagi bangsa Iran. Ribuan jamaah haji yang berdesak-desakan saat dalam perjalanan di Mina untuk melontar jumrah dibiarkan pihak pengelola Arab Saudi kehausan dan saling tindih selama berjam-jam hingga ratusan orang diantaranya meninggal dunia.

Hari tragedi Mina saat itu, dijadikan pemerintah Republik Islam Iran sebagai hari berkabung nasional.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al Uzhma Sayid Ali Khamanei menyebut jamaah haji yang meninggal dunia pada peristiwa tragedi Mina tersebut sebagai syuhada dan mengizinkan jenazah jamaah haji Iran yang berhasil dipulangkan dimakamkan di pemakaman khusus Syuhada. Sampai saat ini, tidak ada satupun pernyataan dari otoritas Arab Saudi yang mengaku bertanggungjawab atas peristiwa mengenaskan tersebut.