Menurut Kantor Berita ABNA, Syaikh Abdul Ghani Syamsuddin ulama besar asal Malaysia dalam pernyataannya pada Konferensi Dukungan Ulama Islam se Dunia atas Kemerdekaan Palestina yang berlangsung di Tehran Republik Islam Iran, menyebutkan, “Ulama adalah orang-orang mukmin yang telah menjual dirinya di jalan Allah Swt dan telah mengikat janji untuk terus setia dalam memperjuangkan nilai-nilai kebenaran Islam.”
“Mereka disibukkan dengan upaya menjaga dan membela kemerdekaan tanah-tanah Islam yang berada dalam cengkraman penjajah.” Tambahnya.
“Ulama yang sejati akan tegar dan gigih memberi pembelaan terhadap Islam. Para musuh siang malam berupaya dengan sekuat tenaga untuk mengkerdilkan peran ulama. Mereka berusaha menjauhkan umat dengan ulamanya dengan melahirkan ulama-ulama karbitan yang berbicara di forum-forum untuk membela kepentingan mereka. Karenanya para ulama harus lebih mampu membaca strategi musuh dengan memperkuat pendidikan dan pengkaderan calon-calon ulama.” Ungkapnya lagi.
Ulama Malaysia tersebut pada bagian lain pernyataannya menegaskan, “Kejayaan Islam itu tidak diperjuangan dan diperoleh oleh kerja keras dan perjuangan satu generasi saja. Melainkan banyak generasi. Makanya pendidikan generasi selanjutnya adalah keniscayaan. Dan upaya-upaya untuk melahirkan generasi Islam yang lebih baik, harus tersebut dilakukan.”
Konferensi internasional ulama dunia Islam dalam membela gerakan muwawama Palestina digelar di Tehran, Selasa [9/9. Lebih dari 400 ulama dari berbagai negara menghadiri acara tersebut.