3 Mei 2014 - 17:18
Warga Italia Menyatakan Masuk Islam di Iran

Saya terkesan dengan sikap kaum muslimin yang memperlakukan tempat-tempat ibadahnya dengan penuh penghormatan dan pemuliaan. Saya melihat dalam Islam utamanya mazhab Syiah, sakralitas tempat-tempat suci tersebut sedemikian dijaga

Menurut Kantor Berita ABNA, Ilasiv Iscalzuv seorang warga negara asal Italia didampingi istrinya yang berkewarganegaraan Iran, mendatangi kantor resmi Hadhrat Ayatullah Sayyid Ali Asghar Dastghib di Iran, pada hari Jum’at [2/5] dan mengikrarkan meyakini Allah SWT sebagai Tuhan yang Maha Esa dan Muhammad Saw sebagai utusanNya. Dengan pernyataannya tersebut, ia sah menjadi pemeluk Islam dan meninggalkan agama sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ayatullah Sayyid Ali Asghar Dastghib mengucapkan selamat atas masuk Islamnya warga Italia tersebut. Beliau berkata, “Saya yakin dengan anda terimanya Islam sebagai keyakinan anda, itu berasal dari ketulusan dari dalam hati. Tidak ada paksaan dari pihak manapun. Termasuk hanya karena disebabkan pernikahan anda dengan seorang muslimah dari Iran. Keimanan yang menghujam dalam hati, akan membantu anda untuk menjadi muslim yang sejati dan menjalankan kewajiban-kewajiban syar’i anda dengan mudah.”

“Kami sangat berbahagia, dengan adanya kenyataan bahwa Islam telah begitu sangat diterima oleh masyarakat dunia secara luas. Semakin hebat permusuhan dan kebencian musuh-musuh Islam untuk menghilangkan agama Allah, justru penduduk dunia semakin banyak yang berbondong-bondong mencari tahu dan akhirnya tertarik untuk menjadi muslim. Dan anda adalah salah satu saksi sekaligus bukti nyata, bahwa anda akhirnya memeluk Islam sebagai hasil proses pencarian dan anda sendiri yang menghendakinya.” Tambah ulama marja taqlid tersebut.

Ilasiv Iscalzuv dalam penyampaiannya mengatakan turut berbahagia dan bersyukur atas nikmat iman dan Islam yang baru saja dia peroleh. “Sebelum akhirnya saya memutuskan untuk menikah dengan seorang muslimah, sudah bertahun-tahun saya mempelajari dan meneliti agama Islam ini. Saya terkesan dengan sikap kaum muslimin yang memperlakukan tempat-tempat ibadahnya dengan penuh penghormatan dan pemuliaan. Saya melihat dalam Islam utamanya mazhab Syiah, sakralitas tempat-tempat suci tersebut sedemikian dijaga.”

Dengan memeluk agama Islam dan menetapkan mazhab Syiah sebagai caranya dalam berIslam, Ilasiv  memilih sendiri nama Mubarak Mahdi sebagai nama barunya. Dan bertekad dengan ikrarnya tersebut, ia benar-benar hendak menjadi muslim sejati, yang taat pada syariat Islam dan menjaga nama baik mazhab Ahlul Bait as.

.