9 September 2012 - 12:16

Lembaga Internasional Taghrib (pendekatan) antar Mazhab Islam berencana mengadakan konferensi internasional ulama dan cendekiawan dunia Islam dalam rangka menemukan solusi krisis Suriah. Menurut rencana konferensi tersebut akan digelar di Teheran selama 2 hari dari tanggal 26 sampai 27 September 2012 mendatang.

Menurut Kantor Berita ABNA, Lembaga Internasional Taghrib (pendekatan) antar Mazhab Islam berencana mengadakan konferensi internasional ulama dan cendekiawan dunia Islam dalam rangka menemukan solusi krisis Suriah. Menurut rencana konferensi tersebut akan digelar di Teheran selama 2 hari dari tanggal 26 sampai 27 September 2012 mendatang.

Menurut divisi Humas Lembaga Internasional Pendekatan Mazhab Islam, untuk konferensi tersebut akan  diundang  para ulama dan cendikiawan berpengaruh di kawasan dan internasional dari berbagai negara dunia Islam. Para ulama dan cendikiawan yang akan diundang berasal dari Mesir, Tunisia, Aljazair, Irak, Suriah, Lebanon, India, Pakistan termasuk Indonesia.

Topik-topik yang dibahas dalam konferensi itu adalah solusi krisis Suriah, sikap negara dan lembaga-lembaga internasional terkait krisis Suriah, dialog dan resistensi, solusi fikih untuk krisis dan masa depan Suriah serta penginformasiannya.  

Para peserta konferensi diharapkan dapat mencari jalan keluar dari krisis di Suriah dengan dua opsi perang atau perdamaian, menganalisa teori disintegrasi dan persatuan negara itu, serta peran utama dalam kesadaran umat terhadap propaganda musuh yang berusaha menghancurkan gerakan resistensi. Masalah masa depan Suriah di hadapan ancaman kaum adidaya, kobaran api terorisme dan program Timur Tengah Baru, adalah di antara topik yang juga berencana dibahas dalam konferensi tersebut.