28 Agustus 2012 - 19:30

"Hari ini, wilayah kita terbakar api ekstremisme dan banyak orang di Irak, Afghanistan dan Pakistan kehilangan nyawanya akibat dari ekstremisme ini setiap hari, " kata Ahmadinejad.

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengecam kekuatan hegemoni global yang memicu malapetaka bagi umat manusia dengan meningkatkan ekstremisme di seluruh dunia. Pada pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Mali Tieman Coulibaly di Tehran, Ahmadinejad Selasa (28/8) menyatakan bahwa kekuatan hegemoni berada di belakang aksi ekstremisme di dunia. "Hari ini, wilayah kita terbakar api ekstremisme dan banyak orang di Irak, Afghanistan dan Pakistan kehilangan nyawanya akibat dari ekstremisme ini setiap hari, " kata Ahmadinejad. Coulibaly yang berpartisipasi dalam KTT GNB ke-16 menyampaikan terima kasih kepada Iran yang menjadi tuan rumah pertemuan internasional itu. Menlu Mali itu menilai KTT GNB ke-16 menunjukkan kekuatan Republik Islam di tingkat global. Lebih dari 100 negara mengambil bagian dalam pertemuan GNB yang dimulai pada tingkat ahli di Tehran pada hari Minggu. Kemudian dilanjutkan pertemuan dua hari tingkat menteri luar negeri, dan pertemuan para kepala negara yang akan dibuka pada hari Kamis dengan pidato Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatullah Udzma Seyyed Ali Khamenei. (IRIB)