30 Mei 2012 - 05:05

"Jika berkenaan dengan tulisan atas nama nabi yang diinjak, warga Saudi mengamuk, namun jika yang diinjak-injak adalah kemanusiaan dan syariat agama, tidak ada dari mereka yang protes."

Menurut Kantor Berita ABNA, Masyarakat Saudi Arabia mengamuk karena mainan plastik dari restoran cepat saji Mc Donald's asal Amerika Serikat dinilai menghina nabi Muhammad, Mereka menuntut pemilik restoran meminta maaf kepada umat Islam.

 
Menurut website Arab, Kermalkom.com,"resto McDonald menghina Nabi Muhammad karena meletakannya tulisan nama nabi di dasar mainan yang disebarkan sebagai bagian dari Happy Meal, sosok boneka menginjak nama 'Muhammad' itu."


Mainan plastik itu berbentuk superhero biru yang berdiri di atas alas plastik biru. Superhero ini adalah tokoh samurai Mighty Morphin Power Ranger. Salah satu kaki superhero ini berdiri di atas alas bagian tengah, dan kaki satunya di bagian tepi alas.


Pihak Saudi menuduh bahwa alas mainan itu penuh dengan nama Muhammad yang dicetak berbentuk lingkaran di sekeliling alas, sehingga di mana pun superhero itu meletakkan kaki, maka kakinya tentu akan menginjak nama Muhammad.


Mainan ini sudah disebarkan selama beberapa hari sampai hari di mana tulisan itu 'ditemukan.' Setelah itu, pemerintah Saudi melaksanakan kampanye mengecam McDonald sebagai "reaksi atas serangan keji terhadap Nabi terhormat." Kampanye ini berjudul "Tolonglah Nabi Kita" dan "Bersama Mendukung Sang Nabi."


Sebagai jawaban, pihak McDonald di Saudi menghentikan penyebaran mainan itu dengan pesan "untuk menjaga menghadapi segala tuduhan dan salah pengertian."

 

Beberapa aktivis HAM menilai pihak Saudi berlebihan dalam menyikapi kasus tersebut, "Jika berkenaan dengan  tulisan atas nama nabi yang diinjak, warga Saudi mengamuk, namun jika yang diinjak-injak adalah kemanusiaan dan syariat agama, tidak ada dari mereka yang protes."