28 Mei 2012 - 19:30

Abdulhadi al-Khawaja, aktivis HAM yang ditahan pasukan rezim al-Khalifa akhirnya mengakhiri aksi mogok makannya yang ke 110 hari.

Menurut Kantor Berita ABNA, sebagaimana dilaporkan televisi al-Manar, Zainab al-Khawaja, putri Abdulhadi al-Khawaja mengatakan bahwa ayahnya mengakhiri aksi mogok makannya dan mulai minum air putih serta air buah secara perlahan-lahan. Ia mengisyaratkan kesepakatan dengan duta besar Denmark di Manama bahwa dubes Denmark optimis dengan pembebasan Abdulhadi al-Khawaja. Abdulhadi al-Khawaja memiliki kewarganegaraan ganda, Bahrain dan Denmark. Zainab al-Khawaja menambahkan, ayahnya saat ini tengah ditahan di rumah sakit dan sangat lemah serta kekurangan gula darah.