15 April 2012 - 05:58
Kode berita: 308748
Ayatullah Makarim Syirazi mengharapkan agar pemerintah Pakistan sebagai pihak yang paling bertanggungjawab menjaga keamanan dan keselamatan warganya agar lebih serius menangani kasus-kasus kekerasan yang terjadi di Pakistan.
Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Makarim Syirazi dalam ceramahnya di Masjid Al-A'zam, Qom menyebutkan pembunuhan pengikut mazhab Syiah di Pakistan didalangi oleh kelompok radikal Wahabi yang mendapat dukungan dari AS dan Arab Saudi. Sayangnya, pihak pemerintah Pakistan dan organisasi-organisasi internasional masih berdiam diri atas terjadinya tragedi kemanusiaan di Pakistan.
Sambil mengutuk aksi biadab Wahabi, ulama marja taklid tersebut berkata, "Wahabi ini membunuh orang yang tidak berdosa dengan kejam tanpa alasan yang logis dan menginjak-injak aturan perundangan yang berlaku."
Ayatullah Makarim Syirazi melanjutkan,"Kita menolak untuk melakukan balas dendam dengan aksi serupa, setidaknya ini menunjukkan kebenaran senantiasa berada di pihak Syiah dan Mazhab Ahlul Bait, aksi-aksi teror yang mereka lakukan akan membuka kedok kejahatan mereka sendiri."
"Pemerintah Pakistan perlu segera menyelidiki dalang dibalik berbagai tragedi tersebut dan menuntut pertanggungjawaban dari pelakunya dihadapan pengadilan, agar kejadian-kejadian tersebut bisa secara total dihentikan." Tegasnya.
Beliau turut menyatakan tindakan kekerasan Wahabi tersebut bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Al-Qur'an. Beliau optimis dan yakin, aksi kekerasan dan pembunuhan tersebut tidak akan mampu melemahkan Syiah bahkan menurut laporan yang bisa dipercaya, Syiah justru semakin berkembang di Pakistan, bahkan dikabarkan tidak sedikit dari pemuda Wahabi yang telah masuk Syiah karena kekerasan yang mereka lakukan sebelumnya telah mengetuk pintu nuraninya untuk kembali kepada jalan yang benar dan menyadari hal tersebut sebuah kesalahan yang bertentangan dengan Islam itu sendiri.
Ayatullah Makarim Syirazi kemudian mengharapkan agar pemerintah Pakistan sebagai pihak yang paling bertanggungjawab menjaga keamanan dan keselamatan warganya agar lebih serius menangani kasus-kasus kekerasan yang terjadi di Pakistan.