Menurut Kantor Berita ABNA, sore kemarin (1/8) Ayatullah Al Uzhma Makarim Syirazi menyatakan perasaan gembiranya atas kunjungan golongan syarif dan sayyid dari Mesir di Iran. Turut hadir dalam pertemuan tersebut tokoh-tokoh revolusi Mesir. Beliau berkata, "Jika kita melihat ulang sejarah peradaban manusia. Iran dan Mesir adalah dua Negara yang banyak memiliki peran dalam pembentukan sejarah dan peradaban manusia. Kedua Negara ini pernah bekerjasa dan memiliki peran penting dalam kemajuan agama dan budaya masyarakat."
Lebih lanjut ulama yang juga sebagai marja taklid ini menambahkan, "Sayangnya, kekuatan adidaya telah berhasil memisahkan kedua Negara ini dalam jangka yang cukup lama, namun dengan pertolongan Allah dua Negara besar ini kembali bisa bekerjasama dan berupaya hidup dengan penuh persahabatan seiring dengan tersingkirnya penghalang-penghalang yang telah dipasang musuh."
Ayatullah Makarim Syirasi menyatakan bahwa pihak musuh tidak akan senang melihat adanya jalinan kerjasama antar dua Negara yang terjalin erat dan baik. "Negara-negara adidaya tidak akan senang melihat realitas adanya hubungan baik antara Iran dan Mesir, malah upaya mereka adalah untuk memisahkan kedua Negara ini dengan merekayasa konflik-konflik. Namun berkat usaha, kegigihan, jihad dan kesadaran kita upaya-upaya kotor mereka bisa kita patahkan." Tegas beliau.
Lebih lanjut beliau menyatakan kegembiraannya dengan adanya fakta sekitar 6 juta rakyat Mesir yang tergolong Sayyid yang berketurunan Imam Hasan, Imam Husain dan Imam Ridha as. Beliau menyatakan, "Sekarang kita berada pada waktu yang tepat dan terbaik untuk saling mengadakan kunjungan dan pertukaran ilmu antara aktivis, cendekiawan dan ulama antara dua Negara, disamping pertukaran kebudayaan sebagaimana yang pernah terjadi di masa silam."
Pada bagian lain, salah seorang dosen senior Hauzah Ilmiyah Qom menceritakan peran penting golongan Sayyid bagi tersebarnya Islam ke seluruh dunia. "Saudaraku yakinlah bahwa dunia hari ini sangat membutuhkan pesan-pesan Islam. Jikalau kedua Negara Iran dan Mesir bersatu dan bekerjasama menyampaikan pesan Islam kepada dunia, yakinlah bahwa agama dunia masa depan adalah Islam." Katanya.
Beliau menambahkan, “Musuh-musuh Islam bangkit menghina Al-Quran, Nabi saww dan seluruh kaum muslimin dengan menggunakan seluruh alat, daya pikir dan dana yang mereka miliki. Namun jikalau kita sama-sama bersatu, insya Allah kita akan mampu mementahkan upaya-upaya mereka."
Ayatullah Al-Uzma Makarim Syirazi menerangkan, “Alhamdulillah, fajar masa depan dengan kebangkitan Islam sangat terang dan kita yakin pertolongan Allah ada untuk umat Islam. Cepat atau lambat, pihak musuh akan terkalahkan."
Ayatullah Makarim Syirazi di akhir pertemuan meminta delegasi Mesir menyampaikan salam beliau kepada warga Mesir dan mengatakan, "Kepada saudara-saudara di Mesir bahwa hati-hati kami bersama kamu dan kami gembira dengan kegembiraan kamu, kami sedih dengan kesedihan kamu”.