27 Oktober 2010 - 20:30

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzhma Sayyid Ali Khamenei dalam pertemuannya dengan anggota Dewan Tinggi Hauzah Ilmiah pada Selasa malam (26/10) menyebutkan urgennya mempersiapkan sistem pendidikan komprehensif, riset dan tabligh bagi hauzah. Rahbar menekankan, “Satu dari kebutuhan serius hauzah adalah menyusun rencana jangka panjang dan program strategis.”

Menurut Kantor Berita ABNA, dalam kesempatan tersebut Rahbar menilai penyusunan program, penetapan tujuan dan penentuan prioritas ilmu-ilmu hauzah hanya mungkin dilakukan setelah adanya perspektif mengenai rencana jangka panjang. “Manajemen hauzah juga hendaknya lebih ramping dari apa yang ada saat ini,” ujar Rahbar.

Di sisi lain, Rahbar juga menilai pentingnya hubungan berkelanjutan antara Dewan Tinggi Hauzah Ilmiah Qom dengan para ulama marja sekaligus menekankan perlunya memanfaatkan pandangan dan ide-ide pelajar hauzah yang masih muda. Ayatullah Sayyid Ali Khamenei mengatakan, “Rahbar tidak akan mencampuri hasil-hasil rafitikasi Dewan Tinggi Hauzah Qom dan begitu juga segala keputusan yang diambil oleh manajemen hauzah ini.”

Rahbar dalam pembicaraannya menekankan agar jangan sampai ada pembatasan dalam metode pengajaran dan proses belajar di hauzah-hauzah ilmiah sembari menilai penting irfan praktis bagi para santri dan ulama. “Menjelaskan dan menyampaikan kembali biografi dan riwayat hidup para ulama besar yang berakhlak dan ahli dalam mensucikan dirinya serta surat dan nasihat moral mereka lebih berpengaruh ketimbang irfan teoritis.”

Dalam kesempatan itu,  Rahbar kembali mengingatkan pembicaraannya mengenai perlunya menciptakan reformasi di hauzah ilmiah dan menegaskan, “Masalah reformasi di hauzah ilmiah harus ditindaklanjuti dan diterapkan secara serius.”

Di bagian lain dari pembicaraannya, Rahbar tidak lupa mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaannya atas usaha dan kerja keras Dewan Tinggi Hauzah Ilmiah Qom.

Di awal pertemuan Ayatullah Yazdi, Ketua Dewan Tinggi Hauzah Ilmiah Qom menyampaikan laporan singkat tentang struktur baru Dewan dan Komisi yang ada, begitu juga mengenai sejumlah ratifikasi Dewan Tinggi Hauzah Ilmiah Qom. Ayatullah Yazdi mengatakan, “Sebagian dari ratifikasi yang dihasilkan oleh Dewan Tinggi Hauzah Ilmiah Qom terkait level keilmuan hauzah-hauzah ilmiah di seluruh negeri dan pengklasifikasian mereka, dibentuknya kantor yang mendata dan mengelola potensi-potensi hebat hauzah, menciptakan sistem koordinasi manajemen dan finansial di hauzah dan mempersiapkan anggaran dasar dana dukungan bagi para peneliti hauzah.”

Sementara Ayatullah Moqtadai, Direktur Hauzah Ilmiah Iran saat menyampaikan laporannya mengatakan, “Reformasi dan perubahan struktur hauzah telah disesuaikan dengan tugas yang diembannya, penyusunan rencana jangka panjang 20 tahun hauzah, pendirian Dewan Pembuat Kebijakan Tablig dan pengorganisasiannya, kemudahan urusan pendidikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan menciptakan sistem terpadu informasi pendidikan merupakan bagian dari langkah-langkah yang telah diambil selama ini.”

Dalam pertemuan ini sebagian anggota Dewan Tinggi Hauzah Ilmiah Qom menyampaikan sejumlah tema terkait pentingnya menciptakan mekanisme yang tepat untuk melindungi dan mendidik sumber daya manusia berpotensi di hauzah-hauzah ilmiah, memanfaatkan ide-ide para marja, pentingnya pelatihan bagi para ustad hauzah ilmiah yang berada di daerah-daerah dan penyusunan program jangka pendek dan panjang untuk menciptakan reformasi di hauzah.