15 Oktober 2010 - 20:30

Beberapa sumber berita menyiarkan bahwa pemerintahan Arab Saudi berjanji akan memberikan bantuan pada kelompok Al Irakiah yang dikepalai oleh Iyad Alawi, selain itu mereka juga melarang untuk meninggalkan partai ini.

Menurut Kantor Berita ABNA, dari nara sumber yang tidak ingin disebutkan namanya,  menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi secara implisit menyampaikan bagi orang-orang  yang setelah ini meninggalkan partai Al Irakiah akan mendapat 15 juta dolar sehingga mereka kembali ke partai yang disebutkan, orang-orang  ini telah meninggalkan Al Irakiah dengan alasan untuk membangun pemerintahan yang berhasil dengan berpindah ke partai yang memenangkan  pemilu.

Muwafak Robi’I penasihat Bidang keamanan pemerintahan Irak mengabarkan sebelum pemilihan umum di Irak, Arab Saudi telah menyerahkan satu juta dolar pada Iyad Alawi untuk keperluan kampanye dalam pemilihan umum nanti, dia juga menyebutkan tujuan tersembunyi dibalik semua itu.Pemerintahan Arab Saudi dalam waktu tiga tahun terahir dengan  slogannya untuk melindungi hak-hak Ahlus Sunah di Irak telah bergerak  melalui kekuatan promosi dan dana. Pada pemilihan umum terakhir Iyad Alawi telah mendapatkan bantuan begitu banyak untuk keperluan kampanye dan penyerangan pada kelompok syiah melalui media massa sekutu maupun yang berada dibawah kendalinya seperti Uluwiyah, Al Jazirah dan Syarqul Ausath. Salah satu hasil dari kerjasama ini adalah penghinaan yang  dilakukan Al Jazirah pada ayatullah Syistani orang terkemuka syiah di Irak.Hari senin Iyad Alawi akan melakukan pertemuan dengan raja Arab saudi Abdullah bin Abdul Azis, pada pertemuan yang juga dihadiri menteri keamanan dan penasihat kerajaan Saudi, Iyad Alawi akan memaparkan kondisi politik di Irak. Tujuan lawatan terakhir Iyad Alawi ke dunia arab seperti Mesir dan Arab Saudi adalah untuk menjaga hubungan dan agar Al Irakiah selalu mendapat bantuan berkelanjutan dari mereka.