7 Oktober 2010 - 20:30

Dr. Mahdi Mustafavi ketua yayasan kebudayaan dan hubungan Islam mewakili pihak Islam dalam Dialog Antar Iman Islam-Kristen Ortodoks yang berlangsung di Rusia.

Menurut Kantor Berita ABNA, dalam dialog yang berlangsung atas kerjasama yayasan kebudayaan dan Hubungan Islam dengan gereja-gereja Ortodoks Rusia ini mengambil tema “Peran Agama dalam Kehidupan Individu dan Sosial”. Dr. Mahdi Mustafavi dalam pidatonya mengatakan, “Kita harus mampu lebih memaknai kehidupan dari sebelumnya baik itu dalam lingkup pribadi maupun sosial. Dengan mengenal agama dan menjalankan ajaran-ajarannya sangat berperan penting dalam perkembangan dan keselamatan ruhiyah dan akhlak umat manusia.”

“Penguatan iman akan sangat berpengaruh pada tindak laku dan membentuk kepribadian yang baik misalnya, senantiasa berprasangka baik, bertindak adil, amanah dengan janji, jujur, cinta, dan senantiasa memahami. Dan kesemua itu adalah hasil dari pentingnya mengenal dan menjalankan ajaran-ajaran agama. Agama sangat berperang penting terhadap pembentukan akhlak dan kepribadian yang baik.” lanjutnya.

Beliau dalam lanjutan pidatonya mengatakan, “Sementara peran agama terhadap keutuhan dan keselamatan rumah tangga dan keluarga adalah agama merupakan pondasi keutuhan rumah tangga, mengajarkan pemuliaan terhadap keluarga dan agama mengajarkan pula mengenai hak dan kewajiban masing-masing anggota keluarga. Keluarga adalah komunitas terkecil dari sebuah masyarakat, namun keluarga sangat berperan penting dalam pembentukan masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera.”

 

Ketua Yayasan Kebudayaan dan Hubungan islam ini dalam lanjutan pidatonya menegaskan pentingnya agama dalam kehidupan maknawi umat manusia, baik untuk kepentingan pribadinya sendiri maupun yang berkaitan dengan kepentingan orang banyak. Beliau berkata, “Ketika seorang individu dalam sebuah masyarakat meyakini peran dan pentingnya sebuah agama dan ia mengamalkan keyakinan itu, maka ia akan mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan pribadinya kepada sebanyak-banyak orang.”

Di akhir pembicaraannya ia mengatakan, “Bagi seorang mukmin, setiap tindakannya selalu ia sesuaikan dengan perintah agama, yang dengan tindakan-tindakannya itu telah memberikan kebaikan yang ibaratnya memberikan sebuah hadiah kepada orang lain ataupun kepada masyarakat.”

Acara ini diisi dengan pidato Dr. Mahdi Mustafavi yang mewakili pihak Islam dan Uskup Fayafilakat yang mewakili pihak Kristen Ortodoks mengenai pentingnya agama dalam kehidupan pribadi manusia dan masyarakat. Dialog antar Iman Islam-Kristen Ortodoks ini adalah dialog yang ketujuh kalinya.