Menurut Kantor Berita ABNA, pesan tertulis Ayatullah Sofi tersebut ini dalam terjemahan bahasa Indonesia seperti berikut:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.
Adanya seruan salah satu gereja AS yang hendak melakukan pembakaran terhadap naskah-naskah Al-Qur’an adalah sebuah seruan yang mengerikan, merupakan kerusakan yang mendalam, kejahatan dan pembangkangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta ajaran para nabi. Seruan ini justru menunjukan kepada dunia betapa mengerikannya ajaran dan pendidikan gereja hari ini. Al-Quran satu-satunya kitab dari agama hanif dari kalangan nabi-nabi keturunan Ibrahim as yang membesarkan seruan kepada semua orang ke arah Iman:
قُولُواْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ إِلَي إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَقَ وَيَعْقُوبَ وَالأسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَي وَعِيسَي وَ مَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمْ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ (بقره/136)
“Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya". (Qs. Al-Baqarah: 136)
Kitab ini menerangkan kepada manusia mengenai kesejahteraan, perdamaian, kasih sayang dan rahmat. Ia mengajarkan kepada umat manusia untuk menyuarakan syiar Bismillah yang membimbing kepada rahmat. Kitab suci ini satu-satunya dalil kebenaran para nabi terdahulu yang membawa ajaran seruan dari langit.
Jikalau lebih dari 1,5 miliyar lima ratus juta orang hari ini menganggap ia adalah kitab agama, kitab pedoman berfikir, aqidah, ibadah, akhlak, dan pendidikan dan mengajarkan hubungan harmonis antar manusia, yang mayoritas peneliti dan ilmuan dari berbagai negara yang berbeda memberi pengakuan bahwa Al-Qur’an adalah kitab suci yang menghantarkan kepada kesadaran dan kebangkitan, maka sesungguhnya perilaku yang paling pantas adalah memberikan penghormatan dan pengagungan tehadap kesucian Al-Qur’an yang memberi hidayah. Hendaklah pula kitab itu menjadi panduan dan pedoman oleh segenap umat manusia yang terdiri dari berbagai suku dan bangsa.
Seruan untuk melakukan penghinaan dan pelecehan terhadap kitab Suci Al-Qur’an merupakan penghinaan terhadap kesucian para nabi terutama nabi Ibrahim, Musa, Isa termasuk juga Bunda Maryam sendiri yang telah diperkenalkan dalam Quran sebagai wanita terbaik dan suci di zamannya di mana al-Quran menyatakan, "Sesungguhnya Allah telah memilihmu dan menyucikanmu (Maryam)".
Bersama dengan pesan ini, mewakili 1,5 milyar kaum muslimin dan umat manusia yang benar-benar berperadaban saya mengutuk dan menyatakan akan timbul bahaya yang mengerikan bagi seluruh umat manusia atas perbuatan tersebut. Saya menyatakan seruan tersebut merupakan penyulut api fitnah yang besar. Kami memberi pesan kepada Pop dan pemimpin-pemimpin Kristiani, jikalau peristiwa tidak senonoh dan tidak berperikemanusiaan ini tetap belaku saya menganggap pemerintah AS dan presiden Obama harus bertanggung jawab. Dan saya menuntut agar pelakuknya ditangkap dan gereja itu ditutup buat selama-lamanya.
28 Ramadhan 1431
17/6/1389
Lutfullah Shafi