Menurut Kantor Berita ABNA, kepada setiap peziarah yang membawa kitab Mafatihul Jinan di tangannya, Wahabi akan merampasnya dan menyatakan itu adalah kesyirikan.
Hal ini juga terjadi pada pemakaman Baqi, setiap warga Iran yang membaca do’a-do’a ziarah yang termaktub dalam kitab Mafatihul Jinan akan mereka hina dan lecehkan, bahkan melakukan penghinaan terhadap ushul mazhab Syiah.
Para Wahabi ekstrim ini lewat ceramah-ceramah mereka di tengah-tengah para peziarah Iran, sangat berupaya untuk menimbulkan keragua-raguan dan syubhat kepada pengikut Syiah mengenai aqidah mereka.