17 Juli 2010 - 19:30

“Seorang tokoh asal Amerika menuntut Barat untuk merubah cara memandang Islam dan ajaran-ajarannya. Ia juga menekankan: “Satu-satunya sebab Islamophobia di Barat adalah tidak dikenalnya ajaran agama ini secara benar.”

Kantor berita ABNA melaporkan, Dr. John Sposito, seorang dosen Perhubungan Internasional dan Kajian Islami di Universitas George Town, dengan diterbitkannya sebuah buku baru yang berjudul “Masa Depan Islam”, ia membahas masalah-masalah terkini seputar Islam dan perkara-perkara yang berkaitan dengan Muslimin dunia Barat serta pemecahan masalah maraknya Islamophobia di kawasan. Dia dalam bukunya ini menjelaskan bahwa Muslimin memiliki pemikiran berbeda-beda yang berdasarkan keyakinan mereka terhadap ayat-ayat dan riwayat tertentu yang mengajak mereka kepada “Pembenahan Dunia”. Sposito menambahkan bahwa Muslimin tidak punya masalah dengan orang-orang Barat mengenai modernitas dan peradaban, justru orang-orang Barat sendiri yang memandang negatif agama ini. Ia juga meminta para penduduk Amerika dan Eropa untuk menghormati Islam dan Muslimin sebagaimana mereka menghormati agama-agama lainnya seperti Yahudi dan Kristen. Ia menekankan bahwa jika Islam dan ajaran-ajarannya diperkenalkan lebih baik dan lebih jelas, niscaya ketakutan dan prasangka-prasangka buruk tentang Islam akan berkurang.