11 Oktober 2026 - 23:09
Pakistan Dilaporkan Terlibat dalam Serangan terhadap Ansarullah Yaman

Surat kabar The New York Times, mengutip seorang pejabat senior militer Pakistan yang tidak bersedia disebutkan namanya, melaporkan bahwa jet-jet tempur Angkatan Udara Pakistan telah digunakan dalam serangan terhadap kelompok Ansarullah di Yaman. Laporan ini muncul beberapa hari setelah Islamabad membantah pemberitaan mengenai pengerahan pasukan militernya ke Arab Saudi.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Seorang pejabat senior militer Pakistan yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan kepada The New York Times bahwa pesawat-pesawat tempur Angkatan Udara Pakistan telah digunakan dalam operasi serangan terhadap Ansarullah Yaman.

Laporan tersebut muncul setelah Kementerian Informasi dan Penyiaran Pakistan pada Rabu membantah laporan terbaru Reuters yang menyebutkan bahwa sedikitnya 30.000 personel militer Pakistan telah dikerahkan ke Arab Saudi.

Pemerintah Pakistan menyebut laporan Reuters tersebut sebagai spekulasi mengenai Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah. Kementerian itu juga meminta Reuters agar mengajukan pertanyaan kepada pejabat resmi yang berwenang, alih-alih memublikasikan angka dan rincian yang belum terkonfirmasi.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa Islamabad diduga telah mengirimkan sekitar 30.000 hingga 40.000 personel militernya ke Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan antara Riyadh dan Sanaa.

Menurut laporan tersebut, pengerahan pasukan Pakistan bertujuan membantu Arab Saudi mempertahankan wilayah perbatasan daratnya dari serangan pasukan bersenjata Yaman.

Berdasarkan laporan The New York Times, koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang terlibat dalam peperangan melawan Ansarullah Yaman pada Rabu mengumumkan bahwa pihaknya telah menyerang puluhan posisi militer Ansarullah di Yaman, termasuk gudang penyimpanan rudal dan pusat-pusat komando.

Sementara itu, David O. Smith, seorang pensiunan kolonel Angkatan Darat Amerika Serikat yang sebelumnya pernah bertugas sebagai atase militer AS di Pakistan dan analis senior Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat (DIA), memberikan penjelasan mengenai kemungkinan jumlah dan peran pasukan Pakistan di Arab Saudi.

Pada Rabu, Smith mengatakan bahwa meskipun dirinya tidak memiliki akses terhadap data militer yang bersifat rahasia, terdapat pandangan yang relatif sama di kalangan analis bahwa sekitar 8.000 personel militer Pakistan telah ditempatkan di Arab Saudi.

Menurutnya, pasukan tersebut mencakup satuan Angkatan Udara Pakistan serta unit pertahanan udara militer negara itu. Mereka kemungkinan akan ditugaskan untuk membantu mengamankan infrastruktur minyak Arab Saudi.

Smith menambahkan bahwa kecil kemungkinan pasukan Pakistan akan terlibat secara langsung dalam pertempuran melawan Ansarullah Yaman. Hal ini disebabkan oleh upaya Islamabad untuk menjaga keseimbangan yang sensitif dalam hubungan diplomatiknya dengan Iran.

Di sisi lain, seorang pejabat Pakistan lainnya yang juga berbicara dengan syarat anonim menyatakan bahwa peran Pakistan dalam konflik tersebut diperkirakan akan lebih difokuskan pada pengurangan ancaman serangan pesawat nirawak (drone) dan rudal Ansarullah Yaman melalui dukungan udara, bukan melalui operasi militer darat di wilayah Yaman.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, militer Pakistan belum memberikan komentar resmi mengenai informasi tersebut.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha