22 September 2026 - 22:44
Wafatnya Ayatullah Syabiri Zanjani + Biografi dan Karya-Karyanya

Ayatullah al-Uzhma Sayyid Musa Syabiri Zanjani, salah seorang marja agung dunia Syiah dan fakih Ahlulbait (a.s.), telah meninggalkan dunia fana dan kembali menghadap Allah SWT.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait  – ABNA – Kantor Ayatullah al-Uzhma Syabiri Zanjani melalui sebuah pengumuman resmi menyampaikan kabar wafatnya marja agung dunia Syiah tersebut serta menyampaikan belasungkawa atas kehilangan besar ini kepada Imam Wali Ashr, Hazrat Baqiyatullah al-A'zham (a.j.), seluruh Hauzah Ilmiah, masyarakat Iran, dan para pecinta marjaiah di berbagai penjuru dunia.

Berikut teks pengumuman tersebut:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

«الَّذِینَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِکَةُ طَیِّبِینَ ۙ یَقُولُونَ سَلَامٌ عَلَیْکُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا کُنْتُمْ تَعْمَلُونَ»
“Orang-orang yang diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik, kepada mereka para malaikat berkata: ‘Salam sejahtera atas kalian. Masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kalian kerjakan.’”

Ruh suci fakih Ahlulbait yang suci as. dan marja agung dunia Syiah, Ayatullah al-Uzhma Sayyid Musa Syabiri Zanjani (q.s.), telah kembali menghadap Allah SWT.

Usia penuh berkah dan kehidupan mulia beliau dipenuhi dengan kedalaman pemikiran, perjuangan ilmiah yang berkelanjutan, serta usaha tulus dalam menjaga dan mengembangkan tradisi fikih yang otentik, menyebarkan ajaran Islam, menjaga eksistensi Syiah, serta memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat.

Dengan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah besar ini kepada hadirat suci Sahib al-Amr, Hazrat Baqiyatullah al-A'zham (a.j.), seluruh Hauzah Ilmiah, masyarakat mulia Iran, dan para pecinta marjaiah di seluruh dunia, kami informasikan bahwa waktu dan tata cara prosesi pengantaran serta pemakaman jenazah suci beliau akan diumumkan kemudian.

Kantor Ayatullah al-Uzhma Syabiri Zanjani (q.s.)

Biografi Singkat Ayatullah Syabiri Zanjani

Kelahiran

Ayatullah al-Uzhma Sayyid Musa Syabiri Zanjani lahir di Qom pada 8 Ramadan 1346 H / 1 Maret 1928 M.

Ayah beliau, Sayyid Ahmad Syabiri Zanjani, merupakan salah seorang ulama pada zamannya dan selama 25 tahun belajar serta mengajar di Madrasah Sayyid di Zanjan.

Sayyid Ahmad Syabiri Zanjani menetap di Qom sejak 2 Jumadil Akhir 1346 H dan dikenal sebagai salah seorang yang dekat dengan Ayatullah Abdul Karim Haeri Yazdi.

Pendidikan dan Pengajaran

Ayatullah al-Uzhma Syabiri Zanjani memulai pendidikan Hauzah pada tahun 1359 atau 1360 H dan menyelesaikan jenjang sath dalam waktu tiga atau empat tahun.

Setelah itu, beliau mengikuti pelajaran Sayyid Sadruddin Sadr dan merupakan peserta termuda dalam majelis pelajaran tersebut.

Ayatullah al-Uzhma Syabiri Zanjani dua kali pergi ke Hauzah Ilmiah Najaf, yakni pada tahun 1373 H dan 1374 H, dan mengikuti pelajaran bahts kharij fiqh dari Sayyid Abdul Hadi Shirazi dan Sayyid Muhsin Thabathaba'i Hakim.

Beliau juga menghadiri pelajaran fikih dan usul dari Sayyid Abul Qasim Khu'i.

Dalam bahts kharij fiqh dan kharij usul, beliau belajar kepada Sayyid Husain Thabathaba'i Borujerdi, dan mempelajari Kitab al-Ghasb, Kitab al-Ijarah, dan Kitab al-Shalah dari beliau.

Ayatullah al-Uzhma Sayyid Musa Syabiri Zanjani juga selama 21 tahun mengikuti pelajaran bahts kharij fiqh Sayyid Muhammad Muhaqqiq Damad bersama Imam Musa Sadr dan Sayyid Muhammad Beheshti.

Beliau juga mempelajari satu periode lengkap bahts kharij usul dari guru tersebut.

Ayatullah Syabiri Zanjani menyebut Imam Musa Sadr sebagai teman diskusi ilmiah pertamanya dan salah satu orang yang menumbuhkan kecintaannya terhadap pelajaran-pelajaran Hauzah.

Awal Mengajar Bahts Kharij

Sekitar dekade 1960-an hingga awal 1970-an, Ayatullah al-Uzhma Sayyid Musa Syabiri Zanjani termasuk salah seorang pengajar di Madrasah Haqqani, Qom.

Beliau mulai mengajar bahts kharij fiqh dalam pembahasan Kitab al-Hajj sebelum tahun 1388 H, kira-kira setelah berusia 40 tahun, ketika gurunya Sayyid Muhammad Muhaqqiq Damad masih hidup.

Pelajaran tersebut berlangsung selama 15 tahun.

Pelajaran bahts kharij usul juga selama bertahun-tahun menjadi salah satu mata pelajaran utama beliau. Namun kemudian tidak dilanjutkan secara terpisah, dan berbagai pembahasan penting ilmu usul disampaikan dalam pelajaran bahts kharij fiqh.

Marjaiah

Ayatullah al-Uzhma Syabiri Zanjani merupakan salah satu dari tujuh fakih yang setelah wafatnya Ayatullah al-Uzhma Muhammad Ali Araki pada 1994–1995 M, diperkenalkan oleh Jami'ah Mudarrisin Hauzah Ilmiah Qom sebagai ulama yang layak dijadikan marja taklid.

Karya-Karya

Tahqiq Rijal al-Najashi

Buku ini diterbitkan pada tahun 1416 H / 1995–1996 M oleh penerbit Jami'ah Mudarrisin Hauzah Ilmiah Qom.

Penelitian terhadap karya ini dilakukan dengan menggunakan 14 manuskrip Rijal al-Najashi.

Catatan atas Buku Ashna-ye Haqq

Buku Ashna-ye Haqq memuat karya dan riwayat kehidupan spiritual Aqa Muhammad Bidabadi, seorang tokoh abad ke-12 Hijriah.

Buku ini diterbitkan pada 2012–2013 M oleh Penerbit Khu'i, sementara karya aslinya telah diterbitkan pada 2000–2001 M oleh Nashr Nahavandi.

Jur'eh-i az Darya — Seteguk dari Lautan

Merupakan karya empat jilid yang berisi artikel, catatan, dan pernyataan lisan Ayatullah al-Uzhma Syabiri Zanjani.

Setiap jilid terdiri atas tiga bagian: Arab, Persia, dan Thariqiyyat.

Bagian Thariqiyyat memuat sebagian perkataan beliau selama perjalanan dari rumah menuju Makam Sayyidah Fatimah Maksumah as.

Bagian pertama memuat 14 karya berbahasa Persia, berupa artikel, wawancara, serta catatan beliau atas sejumlah karya Persia.

Bagian kedua terdiri atas delapan karya berbahasa Arab, yang sebagian besar berupa catatan dan komentar.

Bagian terakhir adalah Thariqiyyat, yang memuat berbagai catatan ilmiah, sejarah, dan akhlak, termasuk keterangan mengenai kehidupan serta karakter para ulama.

Buku empat jilid ini diterbitkan oleh Muassasah Ketabshenasi Syiah di Qom secara bertahap dalam rentang 2010–2020 M, dalam bahasa Persia.

Aktivitas

Mendirikan Madrasah Fikih Imam Muhammad Baqir as.

Madrasah ini didirikan pada 2001–2002 M. Tujuan pendiriannya adalah mengembangkan kajian fikih dan mendidik para fakih yang memiliki dasar keilmuan kuat.

Program pendidikannya dimulai dari tingkat ketujuh Hauzah dan secara keseluruhan berlangsung selama 12 tahun.

Pusat Fikih Imam Muhammad Baqir as.

Pusat ini didirikan pada April–Mei 2012 M dengan tujuan menghidupkan kembali karya-karya Sayyid Ahmad Syabiri Zanjani dan menerbitkan karya-karya Ayatullah al-Uzhma Sayyid Musa Syabiri Zanjani. Pusat tersebut bergerak di bidang fikih, usul fikih, ilmu rijal, dan fiqh al-hadith.

Menjawab pertanyaan-pertanyaan syariat, menyusun dan mengatur pelajaran bahts kharij Ayatullah al-Uzhma Syabiri Zanjani, serta menyusun buku pelajaran dan bahan pendukung pendidikan Hauzah merupakan sebagian dari kegiatan pusat tersebut.

Ayatullah al-Uzhma Syabiri Zanjani juga menandatangani sejumlah pernyataan yang menentang pemerintahan Pahlavi pada masa perjuangan sebelum Revolusi Islam.

Beliau mengimami salat berjemaah di Makam Sayyidah Fatimah Maksumah as. setelah wafatnya ayah beliau, Sayyid Ahmad Syabiri Zanjani, dan selama beberapa waktu juga memimpin salat berjemaah di Madrasah Faiziyah.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha