Menurut laporan kantor berita Abna, Bloomberg dengan mengutip pejabat yang berpartisipasi dalam investigasi internal Kementerian Perang Amerika (Pentagon) mengungkapkan bahwa beberapa karyawan Pentagon dalam jam-jam pertama serangan Amerika terhadap sekolah Minab di Iran menyadari bahwa ini dilakukan oleh Washington.
Berdasarkan laporan ini, investigasi yang dilakukan menunjukkan bahwa serangan tersebut bukanlah hasil dari satu keputusan malapetaka saja, melainkan berasal dari rangkaian keputusan, kesalahan, dan peluang yang terlewatkan yang dapat mencegah serangan ini.
Dalam laporan ini disebutkan bahwa kurangnya waktu dalam menetapkan target yang dimaksud, informasi yang tidak lengkap, dan ketergantungan berlebihan pada kecerdasan buatan berperan dalam terjadinya kesalahan ini. Wilayah ini dalam data Amerika ditampilkan sebagai zona militer, sementara citra satelit menunjukkan bahwa di wilayah tersebut sebuah sekolah telah dibangun sejak bertahun-tahun lalu.
Tidak ada satu pun anggota tim «pengurangan kerugian terhadap warga sipil» yang meninjau posisi Minab sebelum serangan karena anggota tim Komando Pusat berkurang dari 10 orang menjadi satu orang.
Sebelumnya juga, misi pencari fakta PBB tentang Iran mengumumkan bahwa terdapat alasan yang wajar untuk percaya bahwa Amerika adalah pelaku 2 serangan militer terhadap sebuah sekolah dan kompleks olahraga di Iran pada bulan Februari, dan tindakan ini merupakan contoh kejahatan perang.
Komentar Anda