13 September 2026 - 17:17
Bebaskan 5.400 Kilometer Persegi dalam Sepekan hingga Jatuhkan 9 Pesawat Tempur dan Drone Saudi

Pasukan Bersenjata Yaman menegaskan bahwa operasi dan tindakan mereka akan terus berlanjut hingga serangan dihentikan dan blokade terhadap rakyat Yaman dicabut.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Pasukan Bersenjata Yaman dalam sebuah pernyataan mengumumkan capaian operasi besar-besaran untuk membebaskan wilayah pesisir barat negara tersebut. Mereka menyatakan bahwa dalam waktu satu pekan, enam wilayah di Provinsi Taiz dan Hodeidah berhasil berada di bawah kendali pasukan Yaman, dengan total wilayah seluas 5.400 kilometer persegi.

Menurut pernyataan tersebut, operasi yang diberi nama “Wallahu Asyaddu Ba’san wa Asyaddu Tankīlā” dimulai pada 3 September (12 Shahrivar) melalui beberapa poros. Setelah berlangsung selama satu pekan, operasi berakhir pada 10 September (19 Shahrivar) dengan diumumkannya masuknya pasukan Yaman ke Pulau Mayyun di kawasan Bab al-Mandab.

Pasukan Bersenjata Yaman menyatakan bahwa tujuan operasi tersebut adalah membebaskan wilayah pesisir barat. Mereka menegaskan bahwa operasi dilancarkan sebagai respons atas permintaan penduduk setempat untuk mendapatkan perlindungan dan terbebas dari penindasan.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pasukan Saudi meningkatkan serangan terhadap masyarakat dan desa-desa di pesisir barat, dengan intensitas serangan yang disebut semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Enam Wilayah di Taiz dan Hodeidah Dikuasai

Menurut pernyataan Pasukan Bersenjata Yaman, dalam operasi tersebut pasukan yang berafiliasi dengan Arab Saudi dipukul mundur dari enam wilayah di Provinsi Taiz dan Hodeidah.

Keenam wilayah tersebut memiliki luas keseluruhan sekitar 5.400 kilometer persegi. Pasukan Yaman menyatakan bahwa wilayah-wilayah itu kini berada dalam kondisi “aman dan stabil.”

Dalam bagian lain pernyataan disebutkan bahwa pasukan Yaman menyerang tujuh divisi militer yang berafiliasi dengan pasukan Saudi, yang mencakup 38 brigade militer. Dalam pertempuran tersebut, menurut pernyataan itu, ratusan orang tewas, terluka, atau ditawan.

Pasukan Bersenjata Yaman juga mengumumkan pembebasan sejumlah tawanan Yaman yang selama beberapa tahun terakhir berada dalam tahanan pasukan yang berafiliasi dengan Arab Saudi di wilayah pesisir barat.

Sembilan Pesawat Tempur dan Drone Saudi Diklaim Dijatuhkan

Pasukan Bersenjata Yaman menyatakan bahwa operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya meskipun pasukan Saudi memberikan dukungan udara secara luas kepada pasukan yang berada di wilayah tersebut.

Menurut pernyataan itu, selama operasi berlangsung pasukan Yaman melakukan 32 kali penembakan terhadap pesawat tempur dan drone Saudi, yang diklaim mengakibatkan sembilan pesawat dan drone jatuh.

Pernyataan tersebut juga memuji kinerja pasukan militer serta peran masyarakat dan kabilah-kabilah Yaman.

Pasukan Bersenjata Yaman menegaskan bahwa perlawanan terhadap serangan Saudi akan terus berlanjut dan formula “blokade dibalas dengan blokade” tetap menjadi bagian dari strategi mereka.

Pesan Yaman Mengenai Pelayaran di Laut Merah

Pada bagian akhir pernyataan, Pasukan Bersenjata Yaman menyatakan bahwa jalur pelayaran laut aman bagi seluruh perusahaan, dan pembatasan hanya berlaku terhadap kapal-kapal Saudi yang sebelumnya telah diumumkan dilarang melintas.

Pasukan Bersenjata Yaman kembali menegaskan bahwa operasi dan tindakan mereka akan terus berlanjut hingga serangan terhadap Yaman dihentikan dan blokade terhadap rakyat Yaman dicabut.

Setelah pernyataan tersebut diterbitkan, media militer Yaman juga merilis sejumlah foto dan video yang disebut memperlihatkan operasi pembebasan wilayah pesisir barat negara tersebut.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha