Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Anggota parlemen Hizbullah Hussein al-Hajj Hassan menegaskan bahwa menyerah tidak pernah menjadi pilihan bagi kelompok tersebut. Ia juga menyerukan kepada masyarakat dan kelompok perlawanan untuk tetap bertahan menghadapi berbagai tekanan.
Al-Hajj Hassan mengatakan Hizbullah masih memiliki kekuatan. Menurutnya, besarnya perhatian Amerika Serikat, Israel, dan komunitas internasional terhadap isu Lebanon menunjukkan pentingnya posisi Hizbullah dalam dinamika politik dan keamanan yang berlangsung saat ini.
Ia mengklaim kelompok perlawanan telah berhasil menggagalkan upaya yang bertujuan menghancurkannya.
Al-Hajj Hassan juga menyatakan bahwa keterlibatan Hizbullah dalam perang pada 2026 terjadi setelah, menurutnya, pemerintah Lebanon tidak menjalankan tanggung jawabnya.
Anggota parlemen tersebut kembali menegaskan kebanggaan Hizbullah atas aliansinya dengan Republik Islam Iran dan dukungan yang diterimanya dari Teheran. Ia mengatakan Iran akan terus memberikan dukungan kepada Hizbullah.
Menurut Al-Hajj Hassan, situasi saat ini membutuhkan keteguhan dan perlawanan.
“Seberapa besar pun tekanan yang meningkat, hal itu tidak akan mendorong Hizbullah untuk memilih menyerah,” tegasnya.
Komentar Anda