Menurut laporan kantor berita ABNA mengutip RT, Paul Craig Roberts, analis politik dan ekonomi Amerika, menekankan bahwa alasan keinginan Eropa untuk memulai kembali negosiasi dengan Rusia disebabkan oleh kekurangan sumber daya bahan bakar di negara-negara ini seiring dengan mendekatnya musim dingin.
Ia menambahkan: "Orang Eropa tahu bahwa musim panas akan segera berakhir, dan setelah musim gugur mereka akan menghadapi musim dingin yang berat. Sementara itu, mereka tidak memiliki cadangan bahan bakar yang cukup untuk menghadapi masa ini. Karena itulah mereka berupaya untuk mencabut sanksi AS terhadap minyak Rusia."
Roberts menyatakan: "Krisis ini tidak terbatas pada sektor energi saja, tetapi juga mencakup industri Jerman. Sektor industri Jerman kehilangan 30.000 lapangan kerja setiap bulan, yang sangat mengkhawatirkan. Sektor ini adalah tulang punggung ekonomi Eropa, dan keruntuhannya berarti kehancuran seluruh Eropa."
Komentar Anda