Menurut laporan kantor berita ABNA yang mengutip Humas Angkatan Darat Republik Islam Iran, menyusul pelanggaran gencatan senjata dan agresi militer teroris Amerika terhadap wilayah-wilayah di selatan negara itu, Angkatan Darat Republik Islam Iran dengan berbagai jenis drone penghancur, menjadikan Armada Kelima Amerika di Bahrain sebagai sasaran serangan drone-nya.
Angkatan Darat dalam pengumuman ini menyatakan: Dalam gelombang serangan drone Angkatan Darat ini, antena komunikasi dan fasilitas radar sistem Patriot dari Armada Kelima menjadi sasaran.
Angkatan Darat juga menegaskan: Bahu-membahu dengan pasukan bersenjata lainnya, kami siap sampai titik darah penghabisan untuk melawan musuh, dan tidak akan berhenti sampai musuh yang agresor dihukum.
Your Comment