6 Juni 2026 - 10:21
Source: ABNA
Hamas: Syahidnya Bayi Palestina di Al-Khalil Menunjukkan Wajah Sebenarnya Para Pendududuk

Gerakan perlawanan Islam Hamas dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa kejahatan rezim Zionis yang menyebabkan syahidnya seorang bayi berusia tujuh bulan di kota Al-Khalil (Hebron) di Tepi Barat, telah membuka kedok wajah sebenarnya dari rezim pendudukan ini.

Menurut laporan kantor berita ABNA yang mengutip Pusat Informasi Palestina, dalam pernyataan Hamas disebutkan: «Kejahatan musuh Zionis yang kriminal dalam menyyahidkan "Sami Fahd Abu Haikal", bayi berusia tujuh bulan, dan melukai ayah dan ibunya setelah menembaki mereka secara langsung di selatan kota Al-Khalil di Tepi Barat, menunjukkan wajah sebenarnya dari rezim pendudukan yang teroris dan biadab; pendudukan yang dibangun di atas penghalalan darah Palestina dan tidak membedakan antara anak-anak, bayi, wanita, dan orang tua.»

Dalam pernyataan ini, Hamas menyampaikan belasungkawa atas syahidnya bayi Palestina ini dan menegaskan bahwa ia gugur sebagai syahid menjadi saksi atas kejahatan dan kekejaman para pendududuk.

Gerakan ini juga mendoakan kesembuhan segera bagi ayah, ibu, dan keluarganya yang tangguh.

Hamas menegaskan bahwa para pendududuk, sejauh apapun mereka melangkah dalam penindasan dan pertumpahan darah, tidak akan mampu mematahkan tekad dan ketabahan rakyat Palestina – rakyat yang akan terus melanjutkan jalan ketahanan, perlawanan, dan perjuangan melawan pendudukan hingga mengusirnya dari tanah air mereka.

Hamas menyerukan kepada komunitas internasional, semua orang merdeka di dunia, dan lembaga-lembaga hukum dan hak asasi manusia, terutama lembaga-lembaga yang aktif di bidang hak-hak anak, untuk segera bertindak secara efektif dan dengan melakukan segala bentuk tekanan terhadap para pendududuk, menghentikan mereka dari melanjutkan terorisme terorganisir dan menghentikan kejahatan berkelanjutan terhadap rakyat Palestina serta penyerangan terhadap tanah air dan tempat-tempat suci mereka.

Hari ini, tentara rezim Zionis melepaskan tembakan ke arah kendaraan sebuah keluarga Palestina di selatan Tepi Barat. Akibat serangan ini, tiga anggota keluarga termasuk seorang bayi yang masih menyusu terluka, dan anak tersebut syahid karena parahnya luka yang dideritanya.

Your Comment

You are replying to: .
captcha