5 Juni 2026 - 20:27
Source: ABNA
Kegagalan Berlin Meraih Kursi Dewan Keamanan karena Kemunafikan Penguasa Jerman

Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan: "Kegagalan Jerman meraih kursi Dewan Keamanan PBB adalah tanda jelas protes masyarakat internasional terhadap pendekatan tidak bertanggung jawab dan munafik para penguasa negara ini."

Menurut laporan kantor berita ABNA, Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri, di akun media sosialnya, menanggapi kegagalan Jerman meraih suara minimal yang diperlukan di Majelis Umum PBB untuk terpilih sebagai salah satu dari 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, menyatakan: "Kegagalan Jerman meraih kursi Dewan Keamanan PBB, untuk pertama kalinya setelah beberapa dekade, adalah tanda jelas protes masyarakat internasional terhadap pendekatan tidak bertanggung jawab dan munafik para penguasa negara ini mengenai genosida terhadap warga Palestina serta agresi militer rezim Zionis terhadap Iran."
Ia menambahkan: "Ingatlah bahwa Jerman adalah salah satu penjual senjata mematikan terbesar bagi rezim Zionis, membenarkan genosida terhadap warga Palestina, dan ketika rezim Zionis melakukan agresi militer terhadap Iran, alih-alih berkomitmen pada norma-norma internasional dan mengutuk agresi ini, mereka menggambarkannya sebagai: 'Pekerjaan kotor yang dilakukan Israel untuk kita semua'."
Baghaei menegaskan: "Negara ini bahkan diam mengenai kejahatan perang pembantaian 170 siswa di kota Minab oleh rudal-rudal Amerika."
Ia mengatakan: "Dunia sedang berubah, dan bangsa-bangsa menilai klaim dukungan terhadap hukum internasional berdasarkan perilaku nyata pemerintah. Mengabaikan perubahan ini akan membawa konsekuensi diplomatik."

Your Comment

You are replying to: .
captcha