31 Mei 2026 - 16:37
Source: ABNA
Detail Konspirasi Baru Mossad Terhadap Iran: Penghancuran Karakter Pemimpin

Sebuah surat kabar Zionis, sambil mengakui bahwa Mossad telah meluncurkan unit khusus untuk perang kognitif dan penghancuran citra pemimpin Iran, mengungkapkan bahwa unit ini memiliki kerja sama luas dengan oposisi Iran di luar negeri.

Menurut laporan kantor berita ABNA, surat kabar Zionis "Israel Hayom" dalam sebuah laporan sambil mengungkap dimensi baru konspirasi rezim Zionis terhadap Iran, mengungkap perubahan signifikan dalam kinerja dinas intelijen Mossad terhadap Iran. Berdasarkan laporan ini, perubahan pendekatan Mossad dimulai dari tahun-tahun sebelumnya, dari fokus tradisional pada pembunuhan dan operasi militer beralih ke proses yang disebut "perang pengaruh" dan tujuannya adalah melemahkan sistem Iran dari dalam.

Menurut laporan ini, dalam beberapa tahun terakhir sebuah unit khusus di dalam Mossad telah dibentuk dengan nama "Bagian Operasi Pengaruh". Unit ini dibentuk dalam kerangka reformasi organisasi di bawah kepemimpinan David Barnea, kepala Mossad, dengan motivasi "menargetkan kedalaman politik dan sosial di Iran, dan bukan hanya struktur militernya".

Penyelidikan surat kabar Zionis dalam hal ini menyangkut upaya dinas tersebut untuk menghancurkan citra pejabat sistem Iran, dan menulis bahwa dinas ini dengan kampanye media dan tekanan publik berusaha memberhentikan musuh-musuh Tel Aviv dari jabatan mereka tanpa penghapusan fisik.

Laporan ini menambahkan bahwa pendekatan ini didasarkan pada penggunaan media, jejaring sosial, sumber daya publik, dan bahkan pembuatan akun palsu serta penyebaran konten terarah di dalam Iran, dan tujuannya adalah melemahkan kepercayaan publik terhadap para pemimpin sistem dan menunjukkan sistem tersebut rapuh.

Surat kabar ini mengutip seorang mantan pejabat di unit tersebut dan menekankan bahwa operasi semacam ini lebih murah daripada pembunuhan dan dalam jangka panjang dapat memiliki dampak yang lebih besar, karena operasi ini menargetkan "keamanan psikologis dan media Iran".

Menurut laporan ini, Mossad di bidang ini tidak hanya terbatas pada pengumpulan intelijen, tetapi juga bekerja menganalisis moral publik di dalam Iran dan mengeksploitasi protes sosial dan ekonomi secara lebih luas dengan tujuan menciptakan tekanan internal yang meningkat pada sistem.

Seperti yang ditulis Israel Hayom, unit tersebut dalam beberapa tahun terakhir telah mengembangkan alat digital canggih yang mencakup "tentara digital" dan "akun palsu" untuk merusak citra pejabat sistem Iran, dan dalam hal ini bekerja sama secara serius dengan lembaga media oposisi di luar negeri untuk menyebarkan pesan-pesan yang bertujuan melemahkan citra kepemimpinan di Teheran.


Your Comment

You are replying to: .
captcha