Menurut laporan kantor berita ABNA, surat kabar Zionis "Jerusalem Post" melaporkan bahwa setelah tiga tahun perang, Hizbullah terus menghujani daerah utara wilayah pendudukan dengan tembakan.
Dalam laporan ini disebutkan bahwa operasi darat terbatas di dekat perbatasan dan serangan udara juga tidak mampu menghilangkan ancaman dari Hizbullah.
Surat kabar Zionis ini menambahkan bahwa pejabat Zionis terus berbicara tentang kekalahan Hizbullah dan pelucutan senjatanya, tetapi organisasi ini masih tetap bersenjata dan aktif.
Perlu dicatat bahwa Hizbullah Lebanon masih dengan tegas merespons pelanggaran gencatan senjata oleh rezim Zionis di negara ini, sehingga dalam 24 jam terakhir mereka telah melakukan 24 operasi melawan posisi, pusat, dan pangkalan militer Zionis di daerah perbatasan dan utara Palestina yang diduduki.
Your Comment