26 Mei 2026 - 19:23
Syekh Naim Qassem: Senjata Perlawanan Akan Tetap Dipertahankan

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Syekh Naim Qassem, menegaskan bahwa senjata perlawanan akan tetap dipertahankan selama pemerintah Lebanon belum mampu menjalankan kewajibannya dalam melindungi negara dari agresi rezim Zionis.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait – ABNA – Syekh Naim Qassem dalam pidatonya memperingati Hari Perlawanan dan Pembebasan mengatakan bahwa kemenangan Lebanon merupakan buah dari sinergi antara rakyat, tentara, dan perlawanan. Ia menegaskan, serangan-serangan perlawanan pada tahun 2000 telah memaksa musuh Zionis mundur dari wilayah Lebanon.

Ia menyebut proyek Israel saat ini adalah menghancurkan perlawanan dan melakukan pendudukan bertahap terhadap Lebanon. Menurutnya, tuntutan pelucutan senjata perlawanan pada hakikatnya merupakan upaya melucuti kemampuan pertahanan Lebanon dan membuka jalan bagi penghancuran negara tersebut.

Syekh Naim Qassem menegaskan bahwa Hizbullah tidak akan menerima pelucutan senjata perlawanan. Ia menyerukan penghentian agresi Zionis, penarikan penuh rezim tersebut dari wilayah pendudukan Lebanon, pembebasan para tawanan, serta pemulangan warga Lebanon yang terusir dari rumah mereka.

Ia juga menolak perundingan langsung dengan rezim Zionis karena, menurutnya, langkah itu hanya menguntungkan musuh. Syekh Naim Qassem menambahkan bahwa perlawanan akan terus membela tanah, rakyat, dan kehormatan Lebanon, serta akan menghadapi siapa pun yang berdiri bersama rezim Zionis.

Dalam bagian lain pidatonya, ia menegaskan bahwa Palestina akan tetap menjadi kompas perjuangan Hizbullah. Ia juga menyatakan bahwa Iran, di bawah kepemimpinan Ayatullah Sayid Mujtaba Khamenei sebagaimana disebut dalam teks berita, telah mempermalukan Amerika Serikat dan rezim Zionis, dan akan keluar sebagai pemenang dari perang ini.

Your Comment

You are replying to: .
captcha