Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Sebuah analisis politik yang diterbitkan di situs web Al-Akhbar mengatakan bahwa bahkan jika Hizbullah dikalahkan atau dihancurkan dalam kemungkinan perang, ini tidak akan berarti berakhirnya "perlawanan" di Lebanon; sebaliknya, hal itu dapat menyebabkan terbentuknya kelompok dan gerakan baru yang bertindak lebih radikal daripada Hizbullah.
Menurut pandangan ini, Hizbullah, dalam wacana dan strukturnya, bukanlah sekadar partai politik biasa, melainkan bagian dari gagasan dan pengalaman historis di kawasan tersebut yang menekankan perlunya perlawanan terhadap ancaman Israel. Dalam konteks ini, senjata dan perlawanan bukanlah pilihan politik sederhana bagi sebagian masyarakat—terutama di kalangan Syiah Lebanon—melainkan respons terhadap rasa tidak aman dan kelemahan struktural negara dalam melindungi negara.
Penulis percaya bahwa jika Hizbullah melemah atau dikalahkan, perlawanan kemungkinan akan bergeser dari struktur yang terpusat dan terorganisir ke bentuk yang lebih tersebar dan terdesentralisasi. Dalam situasi seperti itu, berbagai kelompok dan arus yang terinspirasi oleh pengalaman Hizbullah dapat terbentuk; sebuah fenomena yang mungkin lebih sulit dikendalikan dan ditahan oleh aktor regional dan internasional daripada situasi saat ini.
Your Comment