9 Mei 2026 - 14:26
Source: ABNA
Al Jazeera: Perang Akan Berakhir dengan Mundurnya AS; Iran Bukan Venezuela

Situs jaringan Al Jazeera dalam sebuah laporan memprediksi bahwa hasutan perang AS terhadap Iran akan berakhir dengan mundurnya Washington.

Menurut laporan kantor berita ABNA, situs Al Jazeera dalam sebuah laporan yang ditulis oleh Jeffrey Sachs, ekonom dan analis geopolitik Amerika, serta Sibel Fares, penasihat senior Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB untuk Timur Tengah dan Afrika, menulis: "Diprediksi bahwa perang yang dilancarkan AS terhadap Iran pada Februari 2026 akan berakhir dengan mundurnya Washington."
Dalam laporan ini disebutkan: "AS tidak dapat melanjutkan perang ini tanpa mempertimbangkan konsekuensi bencananya. Setiap eskalasi baru kemungkinan besar akan mengarah pada penghancuran infrastruktur minyak, gas, dan air tawar di kawasan dan akhirnya menjadi bencana global yang berkepanjangan."
Dalam laporan ini juga disebutkan: "Iran dapat memaksakan biaya yang tidak dapat ditanggung oleh AS. Hipotesis awal dibangun atas dasar bahwa serangan gabungan AS dan rezim Zionis terhadap Iran akan sangat melemahkan struktur militer negara ini dan pada akhirnya akan runtuh. Trump berpikir Iran akan mengikuti jalur yang sama dengan Venezuela. Trump dengan naif berpikir hal ini juga akan terjadi di Iran, tetapi operasi perubahan rezim di negara ini gagal. Iran bukan Venezuela; tidak secara historis, teknis, budaya, geografis, atau bahkan geopolitik."
Lebih lanjut dalam laporan ini ditegaskan: "Rakyat Iran telah bersatu di belakang sistem mereka melawan agresi asing. Setelah lebih dari dua bulan berlalu, Trump dan Netanyahu tidak memperoleh rezim yang tunduk di bawah kendali mereka, tidak ada penyerahan yang mengakhiri perang, dan tidak ada jalan yang menunjukkan kemenangan. Tampaknya satu-satunya jalan praktis yang diambil Washington adalah mundur. Iran menguasai Selat Hormuz, dan tidak satu pun masalah lain antara AS dan Iran yang terselesaikan."

Your Comment

You are replying to: .
captcha