Menurut laporan kantor berita ABNA yang mengutip RIA Novosti, Vladimir Dzhabarov, senator Rusia, mengatakan: "Tanpa partisipasi Rusia, yang memiliki hubungan baik dengan Iran maupun dengan negara-negara tepi Teluk Persia, situasi saat ini di Timur Tengah tidak dapat diatasi."
Dengan menyatakan bahwa Amerika Serikat sendirian tidak akan mampu menyelesaikan konflik, ia menekankan bahwa waktunya untuk penyelesaian diplomatik situasi di Timur Tengah telah tiba.
Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir berniat dalam kerangka rencana yang disebut 'Proyek Kebebasan' untuk melanggar gencatan senjata dengan Iran dan melanggar wilayah keamanan Iran di Selat Hormuz. Reaksi angkatan bersenjata Republik Islam menyebabkan Washington mundur dari petualangan ini.
Your Comment