Menurut laporan kantor berita ABNA mengutip Al-Maaloomah, Miqdad al-Khafaji, anggota parlemen Irak, menekankan bahwa salah satu alasan mengapa kekuatan keamanan tidak diizinkan untuk memainkan peran utama mereka dalam mendukung negara adalah adanya tentara AS dan elemen sekutu mereka di Irak.
Ia menambahkan: Beberapa barak dan pangkalan AS masih belum dievakuasi, dan pihak AS mendominasi wilayah udara Irak.
Al-Khafaji menegaskan: Pelanggaran ini melemahkan kemampuan pertahanan negara, dan pada akhirnya kekuatan keamanan tidak dapat memperlengkapi diri mereka dengan sistem pertahanan udara baru dan anti-drone.
Ia mengatakan: Pemerintah baru harus mengambil langkah-langkah serius untuk mengakhiri keberadaan tentara asing di negara tersebut.
Your Comment