Menurut laporan kantor berita Abna, Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan: Pemilihan pemimpin baru Iran merupakan keputusan internal berdasarkan konstitusi negara tersebut.
Kementerian ini menambahkan: Kami mengutuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon dan menganggap tindakan ini sebagai pelanggaran hukum internasional.
Kementerian Luar Negeri Tiongkok menekankan: Kami menentang segala bentuk campur tangan asing dalam urusan internal negara-negara dan menuntut penghormatan terhadap kedaulatan, integritas wilayah, dan keamanan Iran.
Kementerian ini menegaskan: Operasi militer terhadap Iran harus segera berakhir dan semua pihak harus kembali ke dialog dan perundingan sesegera mungkin untuk menghindari ketegangan.
Kementerian Luar Negeri Tiongkok menuntut penghentian segera agresi terhadap Iran dan penghormatan terhadap kedaulatan negara kami.
Your Comment