26 Februari 2026 - 10:48
Source: ABNA
Komite Koordinasi Kelompok Perlawanan Irak: Penjajah Amerika Harus Pergi

"Para penjajah terus melanggar wilayah udara Irak; baik melalui drone maupun dengan jet tempur mereka. Tindakan ini merupakan ancaman serius bagi keamanan, stabilitas, dan integritas teritorial negara dan merupakan agresi nyata terhadap kedaulatan dan martabat negara Irak."

Menurut Kantor Berita Internasional Ahlulbait (as) – ABNA – Komite Koordinasi Kelompok Perlawanan Irak dalam sebuah pernyataan mengatakan: "Sifat hubungan antara Irak dan Amerika Serikat tidak terbentuk atas dasar kesetaraan antara dua negara merdeka; karena Washington terus campur tangan dalam urusan internal Irak dan bahkan menentukan tokoh politik mana yang diizinkan menduduki jabatan publik dan siapa yang harus disingkirkan; itu pun berdasarkan kriteria kehendak Amerika dan dalam kerangka pendekatan yang diterapkannya dalam kebijakan hegemoniknya."

Komite tersebut menambahkan: "Tidak diragukan lagi, para penjajah terus melanggar wilayah udara Irak; baik melalui drone maupun dengan jet tempur mereka. Tindakan ini merupakan ancaman serius bagi keamanan, stabilitas, dan integritas teritorial negara dan merupakan agresi nyata terhadap kedaulatan dan martabat negara Irak."

Komite Koordinasi menegaskan: "Kami, dalam Perlawanan Irak, menekankan bahwa Amerika Serikat tidak mematuhi semua kewajibannya dan kami tidak melihat tindakan nyata apa pun untuk mengimplementasikan bagian-bagian yang tersisa dari kesepakatan dengan pemerintah Irak yang secara tegas mengatur penarikan penuh semua pasukan asing dari tanah dan langit Irak. Kegigihan dalam menunda-nunda dan mengelak dari tanggung jawab ini memaksa kami untuk mengambil tanggung jawab agama dan moral kami dalam mengambil sikap yang layak bagi bangsa kami dan hak sahnya untuk mengakhiri pendudukan; jika mereka bersikeras untuk melanjutkan kehadiran mereka dan memaksakan kehendak mereka atas negara."

Your Comment

You are replying to: .
captcha