Menurut laporan kantor berita ABNA yang mengutip Sputnik, "Tommy Bigoot", wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS, menyatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis: "Aktivitas militer China dan posisinya terhadap Taiwan serta negara-negara lain di kawasan ini meningkatkan ketegangan secara tidak perlu. Kami meminta Beijing untuk menahan diri, menghentikan tekanan militernya terhadap Taiwan, dan sebaliknya berpartisipasi dalam dialog yang konstruktif."
Ia menambahkan: "Amerika Serikat mendukung perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan menentang segala perubahan sepihak terhadap status quo, termasuk perubahan yang diakibatkan oleh kekerasan atau paksaan." Pernyataan ini muncul di saat ketegangan di kawasan Laut China Selatan dan sekitar Taiwan meningkat dalam beberapa bulan terakhir, memperkuat kekhawatiran akan kemungkinan krisis militer antara Beijing dan Taiwan.
Your Comment