Menurut Kantor Berita ABNA, Hal itu disampaikan Kalin dalam konferensi virtual yang diadakan oleh German Marshall Fund, wadah pemikir kebijakan publik Amerika pada hari Rabu (9/12/2020) seperti dikutip Tasnimnews.
"Bergabungnya kembali AS dengan JCPOA akan membantu mengurangi ketegangan dan ini menguntungkan kawasan," ujarnya.
Sejauh ini, banyak negara termasuk Asia Timur memandang langkah yang paling logis bagi pemerintahan baru AS adalah segera kembali ke perjanjian nuklir Iran.
Pada Mei 2018, pemerintah AS secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir JCPOA dan mengembalikan sanksi-sanksi terhadap Iran, yang melanggar resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.
342/