3 Desember 2020 - 11:04
Vaksin Corona Pertama Iran Dapatkan Kelayakan Etik

Kepala Humas dan Media, Kementerian Kesehatan Iran, mengabarkan diperolehnya kelayakan etik dalam penelitian oleh vaksin Corona pertama buatan negara ini.

Menurut Kantor Berita ABNA, Kianush Jahanpur di akun Twitternya menulis, vaksin Covid-19 pertama Iran, berhasil mendapatkan kelayakan etik dalam penelitiannya dari Komite Etik Nasional Iran.

Ia menambahkan, vaksin non-aktif dari perusahaan Shafa Pharmed, sebagai vaksin Corona pertama Iran, setelah mendapatkan kelayakan etik, secara praktis masuk ke fase uji klinis.

Menkes Iran, Saeed Namaki baru-baru ini mengatakan, tidak lama lagi Iran akan menjadi salah satu negara yang mengalami kemajuan dalam produksi vaksin Corona di dunia. 

342/